Rabu, 10/02/2021, 12:17:32
AKAR Dukung Penyelidikan 4 Kasus Dugaan Korupsi di Kota Tegal
LAPORAN JOHARI & SL. GAHARU

Koordinator AKAR Jateng Wilayah Karesidenan Pekalongan, Komar Raenudin menyerahkan dokumen pernyataan dukungan kepada Kajari Tegal, Jasri Umar. (Foto: Johari/Istimewa)

PanturaNews (Tegal) - Aktivis Aliansi Kerakyatan Anti Korupsi dan Peradilan Bersih (AKAR) Jateng, memberi dukungan kepada tim khusus Satgas Tipikor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tegal yang sedang menangani kasus dugaan korupsi di Kota Tegal, Jawa Tengah, Rabu 10 Februari 201.

AKAR Jateng Wilayah Karesidenan Pekalongan, mendukung Tim Satgas Tipikor dalam menyelidiki 4 kasus dugaan tindak pidana korupsi di Kota Tegal diantaranya dana Covid-19, proyek pembangunan GOR Tegal Selatan, Alun-alun dan Taman Pancasila.

“Kami mendukung penuh Tim Satgas Tipikor yang dibentuk Kejari Tegal,” ujar Koordinator AKAR Jateng Wilayah Karesidenan Pekalongan, Komar Raenudin yang akrab disapa Udin Amuk yang berkantor di Jalan Hangtuah Gg. Tongkol 3 No. 2 Tegalsari, Kota Tegal.

Menurut Udin Amuk, semoga dengan langkah dan tindakan serius serta tanpa basa basi, menjadikan Satgas Tipikor dapat bekerja secara professional dan dapat dibanggakan oleh masyarakat Kota Tegal dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.

“Kami, AKAR Jateng siap tampil di garda depan untuk membantu dan mendukung Satgas Tipikor dalam penyelidikan kasus-kasus laporan masyarakat soal adanya dugaan korupsi,” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan, dengan adanya penyelidikan atas kegiatan-kegiatan di Pemerintah Kota Tegal yang sedang dilakukan oleh Satgas Tipikor, adalah bentuk keseriusan aparat penegak hukum dalam memerangi tindak pidana korupsi. Diharapkan Satgas menjadikan perilaku Tipikor dapat diminimalisir, dan sebagai bentuk pencegahan.

Sementara Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tegal, Jasri Umar SH MH, mengucapkan terima kasih atas dukungan para aktivis AKAR Jateng Wilayah Karesidenan Pekalongan.

"Penyelidikan empat kasus dugaan tipikor yang diantaranya GOR Tegal Selatan, revitalisasi alun-alun, taman pancasila dan dana Covid-19 terus berlanjut," ungkap Jasri.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita