Sabtu, 23/01/2021, 16:16:58
Sasar Warung Kopi, Kerumunan Orang Langsung Dibubarkan
LAPORAN RESMAN S

Razia Tim Gabungan yang dipimpin Kapolsek  Widasari membubarkan tongkrongan massa di warung kopi. (Foto: Humas Polres Indramayu)

PanturaNews (Indramayu) -  Tim gabungan dari sejumlah instansi di Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, merazia sejumlah warung kopi dan membubarkan para pelanggan yang tengah nongkrong.

Razia pendisiplinan protokol kesehatan (Prokes) ini, untuk meminimalisir penyebaran virus corona. Masyarakat diimbau untuk mematuhi dengan memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak.

Razia yang dilakukan oleh tim gabungan dari Polsek Widasari, Koramil, Satpol PP tersebut menyasar sejumlah warung kopi yang ada di wilayah hukum Polsek Widasari. Polisi langsung meminta warga yang nongkrong, untuk membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing.

"Kemarin sudah kami imbau agar tetap berada di rumah, tapi faktanya hari ini masih banyak yang nongkrong. Silakan pulang sekarang juga, saya kasih waktu lima menit untuk meninggalkan lokasi," tegas Kapolsek Widasari AKP Joni, Sabtu 23 Januari 2021.

Mendengar perintah itu sejumlah warga yang berada di warung kopi, langsung bergegas meninggalkan warung. Sementara itu beberapa pengunjung masih tampak santai, namun setelah didatangi polisi, akhirnya mereka meninggalkan warung.

AKP Joni menjelaskan, razia tersebut merupakan tindak lanjut dari maklumat Kapolri untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di wilayah masing-masing. Pihaknya meminta masyarakat untuk patuh terhadap imbauan yang telah dikeluarkan pemerintah agar tetap berada di rumah.

"Jika kemarin kami masih sekedar memberikan imbauan, maka hari ini kami tegas. Kenapa ini kami lakukan, karena demi keselamatan rakyat di tengah wabah corona. Azas tertinggi adalah keselamatan rakyat," ujarnya.

Sebab menurut Joni, adanya kerumunan massa di warung kopi maupun ruang publik lainnya, dapat memperbesar potensi terjadinya penyebaran virus corona.

Polisi mengaku tidak melarang warung untuk tutup, namun para pembeli diimbau tidak nongkrong di warung, melainkan langsung membawa pulang makanan atau minuman yang dibeli.

"Boleh beli, tapi take away aja," imbuhnya.

Razia tim gabungan tersebut tidak hanya sekedar membubarkan kerumunan massa, namun petugas juga memberikan masker gratis di lokasi warung kopi untuk digunakan warga.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita