Sabtu, 23/01/2021, 10:40:45
Lakukan Terobosan, DPR RI Apresiasi Perpustakaan Indramayu
LAPORAN RESMAN S

Komisi X DPR RI memberi apresiasi saat kunjungan kerja spesifik bidang perpustakaan di Perpustakaan Daerah Indramayu yang melakukan terobosan dan inovasi meningkatkan minat baca selama pandemi Covid-19. (Foto: Kominfo Indramayu)

PanturaNews (Indramayu) - Berbagai terobosan dan inovasi telah dilakukan Perpustakaan Daerah Kabupaten Indramayu, untuk meningkatkan minat baca. Selama pandemi Covid-19 jumlah kunjungan memang menurun, namun tingkat membaca mengalami kenaikan.

Upaya terus berinovasi ini, mendapat apresiasi dari rombongan Komisi X DPR RI dalam kunjungan kerja (Kunker) spesifik bidang perpustakaan di Perpustakaan Daerah Indramayu, Jawa Barat, Jumat kemarin.

Dikatakan Ketua Tim Komisi X DPR RI, Ferdiansyah, di tengah situasi pendemi ini kunjungan ke perpustakaan mengalami penurunan, karena adanya pembatasan aktivitas masyarakat. Namun tingkat membaca mengalami kenaikan, karena masyarakat memilih membaca dari di rumah.

"Kami mengapresiasi pelayanan Perpustaakan Daerah Indramayu di tengah pandemi Covid-19 ini," kata Ferdiansyah.

Menurutnya, di berbagai daerah perpustakaan mengalami survive bahkan menjadi tempat yang menyenangkan untuk terus belajar selama masa pandemi Covid-19. Untuk itu, kunjungannya di Indramayu merupakan upaya melihat secara langsung berbagai terobosan dan inovasi yang telah dilakukan untuk meningkatkan minat baca berbasis inklusi sosial masyarakat.

“Membaca merupakan cara yang menyenangkan untuk terus belajar di rumah selama masa pandemi Covid-19,” ungkapnya.

Asisten Administrasi Pemkab Indramayu, Suwenda Asmita menjelaskan, Pemkab Indramayu senantiasa menaruh perhatian besar dalam upaya meningkatkan minat, kegemaran, budaya baca dan pengembangan perpustakaan.

“Kesungguhan dan keseriusan komitmen tersebut, ditindaklanjuti melalui kebijakan, program maupun kegiatan,” ucap Suwenda.

Melalui Kepbup Nomor 041.2/Kep.337-KAD/2002 tentang pembentukan perpustakaan kecamatan, kelurahan/desa. "Berarti kita sudah sejak 19 tahun lalu menyadari perlunya menumbuhkan kegemaran membaca masyarakat, baik di desa maupun kecamatan," jelasnya.

Selain itu, ada pula Perda Nomor 3 tahun 2018 tentang Gerakan Pengembangan Indramayu Membaca (Gerbang Maca). "Kami juga mengalokasikan APBD untuk pelayanan perpustakaan di tahun 2021 ini senilai Rp 1,1 miliar," ungkap Suwenda.

Sementara itu Plt. Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Indramayu, Dadang Rusyanto mengatakan, dalam program unggulan Gerbang Maca terdapat 8 ruang lingkup yakni layanan perpustakaan umum, layanan internet gratis, kegiatan pelibatan masyarakat, kunjungan pemustaka usia dini, layanan perpustakaan keliling ke sekolah terpencil dan terjauh, membaca 15 menit sebelum belajar, sudut baca, dan perpustakaan terintegrasi.

“Untuk inovasi layanan perpustakaan di masa pandemi Covid-19, yaitu mengoptimalkan layanan online perpustakaan melalui akses perpustakaan digital Indramayu,” terang Dadang.

Kemudian, lanjut Dadang, melakukan podcast literasi Indramayu yaitu merupakan kegiatan tentang diskusi khusus yang berkelanjutan, dengan tema-tema yang menarik, inspiratif, dan unik seputar dunia literasi, serta konten lokal budaya Indramayu yang disiarkan secara santai namun penuh makna.

“Kami juga melakukan layanan chat Halo Pustaka melalui laman Website yang terintegrasi dengan pustakawan, serta optimalisasi mMedia sosial baik Instagram, Facebook, Twitter maupun Youtube,” jelasnya.

Pada kesempatan itu diserahkan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2021, untuk alokasi pengadaan perabot layanan perpustakaan kepada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Indramayu. Kunjungan Tim Komisi X DPR RI diakhiri dengan meninjau Pojok Baca yang berada di Taman Cimanuk.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita