Minggu, 17/01/2021, 21:54:21
Bubarkan Kerumunan, Tiga Pilar Gelar Operasi Yustisi
LAPORAN JOHARI

Operasai Yustisi

PanturaNews (Tegal) - Petugas gabungan TNI-Polri dan Satpol PP kembali menggelar operasi yustisi skala besar, untuk memastikan kepatuhan pemilik tempat usaha melaksanakan pembatasan jam operasional, Sabtu 16 Januari 2012 malam minggu. Karuan saja pemilik resto, café dan pedagang kaki lima (PKL) terkejut ketika didatangi aparat berpakaian lengkap.

Dengan tegas, petugas minta agar  pemilik untuk menutup tempat usahanya karena sudah melebihi wktu yang telah ditentukan.  Jika membandel, izin mereka terancam dicabut sementara.

Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari Wibowo mengatakan, pihaknya bersama 3 pilar yakni Polri, TNI dan Satpol PP, melakukan operasi yustisi untuk melaksanakan kebijakan pemerintah pusat yakni Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Meskipun di Kota Bahari tidak masuk daerah yang menerapkannya, tetapi Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono telah mengeluarkan Surat Edaran (SE).

"Namun, kita masih memberikan toleransi beberapa waktu lalu. Karena itu mulai diberlakukan pada 11-25 Januari. Tetapi mereka masih bandel, sehingga kita harus turun bersama-sama melakukan patroli skala besar untuk mengingatkannya," ujar Rita.

Selain itu, lanjut Rita, ini bentuk sinergitas antara Polri, TNI dan Satpol PP dalam melakukan upaya-upaya sekaligus penindakan untuk mengingatkan beberapa hal yang disebutkan dalam SE itu. Seperti tempat makan hanya diperbolehkan buka sampai dengan pukul 19.00 WIB.

"Di mana dilakukan pembatasan-pembatasan di tempat berkerumun. Seperti tempat wisata, resto, kafe, karaoke, spa, panti pijat," tandasnya.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita