Kamis, 14/01/2021, 19:12:33
Pergerakan Tanah Terus Terjadi, Rumah Rusak Bertambah
LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN

Kondisi di lokasi bemcana tanah bergerak, nampak rumah telah dirobohkan dan sebagaian dalam proses pembongkaran (Foto: Zaenal Muttaqin) 

PanturaNews (Brebes) - Jumlah rumah rusak akibat bencana tanah bergerak di Dukuh Sambungregel RT 03 RW 03 Desa Manggis Kabupaten Brebes, Jawa Tengah bertambah menjadi 22 rumah dan 10 di antaranya rusak berat.

Bencana tanah bergerak terjadi sejak Rabu 13 Januari 2021 akibat intensitas hujan yang tinggi. Pada Kamis 14 Januari 2021 kondisi makin parah dan penghuni rumah terpaksa mengungsi ke tempat aman.

Data terbaru yang diperoleh dari Posko Bencana di lokasi jumlah enam rumah yang rusak berat menjadi 10 rumah. Yakni milik Hanip, Suparlin, Ahmad M, Sobirin, Yudi, Jayusman, Aziz, Yopie, Marso dan Efendi.

Di antara rumah yang rusak berat ini sebagian terpaksa dirobohkan karena membahayakan.

"Tiap sat terus ada pergerakan tanah dan kerusakan bangunan makin parah sehingga kami terpaksa mengosongkan rumah dan mengungsi," kata Hanip salah satu warga yang rumahnya rusak parah.

Sementara rumah yang mengalami rusak sedang adalah milik Tomi, Mahron, Rapi, Nurohman, Rahumi, Donah, Masiyah, Usman, Nurkholik, Miftahudin, Soni Alamsyah dan Warto.

Sejumlah relawan di antaranya dari Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR), BPBD Brebes Posko Bumiayu, PMI dan lainnya terjun membantu korban mengamankan barang-barang korban ke tempat aman.

Posko Bencana dan tenda darurat telah didirikan di dekat lokasi bencana alam tanah bergerak tersebut.

Kepala Desa Manggis Masruri SAg membenarkan kejadian tersebut, pihaknya telah melaporkan kejadian bencana alam tersebut ke Kantor Kecamatan Sirampog untuk dilanjutkan ke Pemkab Brebes.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita