Rabu, 13/01/2021, 01:06:26
Ini Alasan Hakim, Vonis Wasmad Lebih Tinggi dari Tuntutan Jaksa
LAPORAN JOHARI & SL. GAHARU

Wasmad Edi Susilo, terdakwa kasus konser dangdut mendengarkan majelis hakim membacakan putusan pada sidang di Pengadilan Negeri Tegal.

PanturaNews (Tegal) – Sidang kasus ‘Konser Dangdut’ dengan melibatkan Wakil Ketua DPRD Kota Tegal, Jawa Tengah telah usai. Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Tegal, yang diketuai  Hj Toetik Ernawati SH anggota Paluko Hutagalung SH dan Fatarony SH telah mengetok palu dan menjatuhi hukuman kepada terdakwa Wasmad Edi Susilo selama 6 bulan penjara dan  denda Rp 50 juta subsider 3 bulan dengan masa percobaan 1 tahun, Selasa 12 Januari 2021.

Dengan berbagai pertimbangan akhirnya vonis lebih tinggi dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Indra Abdi Perkasa SH yang sebelumnya menuntut Wasmad selama  4 bulan penjara dengan masa percobaan 1 tahun dan denda Rp 20 juta subsider 2 bulan penjara.

Usai sidang, humas PN Tegal, Jawa Tengah Fatarony SH kepada awak media mengatakan, ada sejumlah hal yang menjadi pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan vonis.  Diantaranya, hal-hal yang memberatkan yakni terdakwa dianggap tidak memberikan tauladan dalam kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Sebagai pejabat, seharusnya terdakwa Wasmad mempunyai kepedulian dan mendukung program pemerintah terhadap upaya mencegah peredaran wabah penyakit COVID-19,” kata Fatarony di ruang Humas PN Tegal, Selasa 12 Januari 2021.

Fatarony mengatakan, meski ada sejumlah hal yang memberatkan, ada pula hal-hal yang meringankan terdakwa yang menjabat Wakil Ketua DPRD Kota Tegal.

“Hal yang meringankan, terdakwa bersikap sopan dalam persidangan. Belum pernah dihukum. Serta memberikan keterangan yang jelas, tidak berbelit-belit dan mengakui serta telah menyesali perbuatannya,” imbuh Fatarony.

Dalam perkara ini, Wasmad terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 93 UU. No. 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan dan Pasal 216 ayat (1) KUHP. Musababnya, karena menggelar konser dangdut saat hajatan 23 September 2020 lalu. Atas vonis tersebut baik Wasmad maupun JPU menyatakan pikir-pikir.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita