Senin, 11/01/2021, 21:58:38
Menanamkan Nilai Spiritual dan Tanggung Jawab Kepada Anak
Oleh: Darliyanto

ANAK usia dini adalah anak-anak yang masih sangat polos untuk menerima infomasi yang beredar dimasa sekarang, karena sangat mudah mengakses informasi melalui media sosial.

Karena anak-anak melihat kebiasaan yang dilakukan orang tua dan lingkungan sekitar dan disimpan diingatan, sebab anak usia dini itu diibaratkan ruang penyimpanan yang masih kosong. Jadi jika ruang itu tidak digunakan sebagaimana mestinya akan sangat fatal jika tidak diisi dengan hal positif seperti nilai spiritual, etika, moral, dan akhlak yang baik.

Menanamkan nilai-nilai spiritual sejak usia dini sangat perlu karena anak-anak diusia yang mudah meniru apa yang dia lihat dan dengar akan diperaktekan. Jadi peran orang tua perlu dalam menanamkan niali spiritual seperti mengajak anak merefleksikan nilai kehidupan, mengajak beribadah, melakukan kebaikan terhadap sesama, mencontohkan hal hal baik, dimana masa keemasan seorang anak harus diisi dengan hal positif, oleh sebab itu penanaman nilai spiritual yang baik pada anak -anak sangatlah penting untuk membangun generasi yang berahklakul karimah dan berbudi pekerti yang luhur. Bukan anak anak yang hanya bermain gadget yang akhirnya lupa dengan masa mereka sebagai anak pada umumnya.

Salah satu pendidikan yang paling penting ditanamkan pada anak adalah pendidikan agama/spiritual karena sangat berperan penting dalam pembentukan karakter dan kepribadian yang baik bagi anak. mengingat banyaknya kasus yang terjadi pada anak karena kemerosotan moral dan akhlak yang tidak baik.

Jika diperankan akhlak diatasnya ilmu, artinya peranan akhlak yang ditanam sejak dini sangatlah penting untuk menjalankan kehidupan selanjutnya. Pola pendidikan yang diterapkan kepada anak lebih melihat sisi tauladan atau contoh yang mereka lihat. Dengan begitu, secara tidak langsung seorang pendidik atau orang tua harus mampu memperbaiki nilai spiritual dirinya terlebih dahulu.

Orang tua sangat berperan penting dalam pendidikan spiritual anak karena mereka yang paham secara emosional dan psikologis pada anak, jadi peran orang tua kepada anak sangat diperlukan untuk tumbuh kembang anak karena lingkungan masyarakat sekarang sangat rentan, sedangkan anak bisa diibaratkan kamera dan ruang kosong, yang bisa menangkap dan menyimpannya apa aja yang dia lihat, disini peran orang tua sangat berpengaruh untuk mengontrol dan membimbing anak agar bisa diarahkan seperti ini "loh yang bener", "ini loh yang salah". Jadi anak tahu mana yang salah dan mana yang benar disini peran orang tua sangat berperan.

Peran orang tua tidak cukup hanya pada uraian diatas, orang tua juga harus menanamkan sikap tanggung jawab seperti mengajak anak merapikan kembali mainan yang sudah digunakan sesuai tempat semula  orang tua mengucapkan terima kasih karena anak anak sudah bertanggung jawab mengembalikan mainan ke tempat semula sehingga ruangan rapi kembali. Orang tua menjelaskan kembali apa yang harus dilakukan anak setelah bermain, setelah makan, setelah bangun tidur, dsb.

Penanaman sikap tidak sekedar memberi pengetahuan baik dan buruk tetapi lebih pada menumbuhkan kesadaran dan menerapkan akan nilai baik dan buruk dalam perilaku sehari-hari. Oleh karena itu penanaman sikap harus dilakukan secara lembut dan menyenangkan. Suasana dan lingkungan yang aman dan nyaman, perlu diciptakan dalam proses penanaman nilai-nilai spiritual dan tanggung jawab.

(Darliyanto adalah mahasiswa Universitas Peradaban Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar semester 3)

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita