Kamis, 07/01/2021, 23:27:23
DPRD Janjikan Honor Tenaga Pendidik Sekolah Terminal Naik
LAPORAN JOHARI

Kunjungan Komisi I DPRD ke Sekolah Terminal Sakila Kerti, Kamis (07/01/2021)

PanturaNews (Tegal) -  Kedatangan Komisi I DPRD Kota Tegal ke Sekolah Terminal Sakila Kerti, membawa angin segar, khususnya bagi tenaga pendidik Sekolah Terminal Sakla Kerti. Karena akan diusahakan honor tenaga pendidik naik dari Rp 175 ribu perbulan menjadi Rp 500 ribu perbulan.

Ketua Komisi 1 DPRD Kota Tegal Eny Yuningsih mengungkapkan kedatangan Komisi I untuk menyerap aspirasi dari Pusat Kegiatan Belajar dan Mengajar  (PKBM ) Sakila Kerti atau Sekolah Terminal yang merupakan pendidikan non formal.  Dan agar PKBM itu mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal. Pasalnya, di sekolah terminal ini siswanya juga warga terminal yang kebanyakan berprofesi pengasong dan pengemis, sehingga bantuan yang dikucurkan juga lebih intensif dan besarannya juga wajar.  

PKBM Sakila Kerti sudah membawa nama Kota Tegal ke tingkat nasional atas prestasi-prestasinya. Tentunya sekolah terminal ini membutuhkan dukungan dari semua pihak, baik legeslatif maupun eksekutif. Sehingga warga belajar yang tidak mengenyam bangku sekolah formal, bisa melanjutkan ke sekolah non formal ini dengan memulai ketrampilan dan pelatihan.

"Dengan kunjungan ini kami berharap, ada perhatian lebih untuk sekolah terminal. Dan dapat membantu kesejahteraan tenaga pendidik di sekolah non formal," kata Eny di Sekolah Terminal Sakila Kerti, Kamis 07 Januari 2021..

Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Habib Ali Zainal Abidin mengungkapkan kunjungan ini untuk melihat sejauh mana perkembangan sekolah terminal. Karena hal itu dimulai tahun 2011 dalam membangun taman baca. Setelah berkembang menjadi sekolah non formal, yang awalnya satu ruangan menjadi dua ruangan dan sekarang tiga ruangan maka perlu adanya bantuan untuk mendukung proses belajar dan mengajar. Selain itu juga kunjungan ini untuk memperjuangan gaji guru pendidikan non formal.

"Insya Allah tahun 2021 akan naik menjadi Rp500 ribu dari yang sebelumnya Rp175 ribu. Selain itu juga aspirasi pelatihan dan ketrampilan juga akan diupayakan. Serta akan diusulkan agar mendapat bantuan berupa Komputer dan LCD untuk menunjang proses belajar dan mengajar," ungkap Habib ALI.

Pengelola Sekolah Terminal Dr Yusqon menyampaikan kunjungan Komisi I DPRD Kota Tegal, sangat bernilai bagi sekolah terminal. Karena memberikan motifasi dan dukungan adanya sekolah terminal ini. Selain itu juga  akan memperjuangkan agar Sekolah Terminal Sakila Kerti mendapat bantuan dari Pemkot Tegal, dengan menaikan honor tenaga pengajar.

“Dengan kedatangan Komisi I DPRD Kota Tegal, sekolah terminal merasa diperhatikan. Sedangkan  kebutuhan yang mendesak adalah komputer dan LCD sangat diperlukan. Untuk meningkatkan ketrampilan,” ujar Yusqon.

 


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita