Rabu, 02/12/2020, 13:23:24
Di Tengah Pandemi Covid-19, Dewi Aryani: Hindari Makanan Berbahaya
LAPORAN SL. GAHARU

Dewi Aryani sosialisasi hidup sehat dengan obat dan makanan aman di tengah pandemi Covid-19. Tamu undangan diwajibkan mematuhi protokol kesehatan dan mengikuti rapid test. (Foto: Gaharu)

PanturaNews (Tegal) - Masyarakat harus diedukasi bagaimana caranya memilih makanan yang sehat, sehingga imunitas tubuh terjaga. Di masa pandemi Covid-19 sekarang ini, banyak jajanan-jajanan mengandung pengawet dan zat pewarna yang berbahaya. Makanan yang begini harus dihindari.

Hal itu dikatakan Anggota DPR RI Komisi IX, DR. Hj. Dewi Aryani, M.Si saat menjadi nara sumber pada Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat bersama Badan Pengawasan Obat dan Makanan (Badan POM) di Rumah Aspirasi HD Desa Sidaharja, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Rabu 02 Desember 2020.

“Masyarakat harus tahu bagaimana memilih makanan aman dari bahan yang berbahaya,” ujar Dewi Aryani yang akrab disapa DeAr.

Sosialisasi dengan tema ‘Hidup sehat dengan obat dan makanan aman di tengah pandemi Covid-19, digelar mulai Senin 30 November sampai Kamis 03 Desember 2020 dihadiri sekitar 100 undangan. Nara sumber lainnya adalah Kepala Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan Badan POM, dan Kepala Balai Besar Pengawas Pbat dan Makanan di Semarang.

Sosialisasi hidup sehat dengan obat dan makanan aman di tengah pandemi Covid-19, memberlakukan protokol kesehatan yang ketat. Semua undangan yang datang diperiksa suhu tubuh, cuci tangan, dan langsung mengukuti Rapid Test Covid-19.

Politisi PDI Perjuangan dari Dapil Jawa Tengah 9 (Kota/Kabupaten Tegal dan Kabupaten Brebes) ini, minta agar masyarakat untuk wadpada terhadap beredarnya makanan dan minumam yang mengandung zat berbahaya.

“Saya minta kepada Badan POM untuk secara rutin melakukan sidak ke pasar-pasar dan pabrik yang memproduksi makanan secara masal, dan harus dipastikan mereka memiliki ijin edar. Karena ijin edar menjadi salah satu indikasi jaminan menggunakan bahan yang aman bagi tubuh manusia,” tutur Dewi Aryani.

Untuk mengantisipasi itu, Dewi Aryani minta kepada Badan POM dan aparat terkait sidak ke pabrik-pabrik atau produsen yang memproduksi makanan-makanan. Terutama mereka yang memproduksi makanan dengan bahan-bahan berbahaya.

“Sekarang ini banyak ditemukan di pasar-pasar, makanan yang mengandung bahan berbahaya seperti pengawet dan pewarna sintetis,” tegas Dewi Aryani.

Bahkan Badan POM, terang Dewi Aryani, menemukan produsen mie kuning yang menggunakan bahan pengawet. Karenanya, Dewi Aryani minta produsen untuk membuang produksi mie yang masih menggunakan bahan pengawet.

“Pada saat ini kita harus menjaga imunitas tubuh. Jadi apa yang dimakan harus benar-benar aman,” tandas Dewi Aryani.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita