Selasa, 01/12/2020, 14:51:54
Musda DKB Ke-5: Wijanarto Kembali Pimpin Dewan Kesenian Brebes
Laporan Tim PanturaNews

Wijanarto (paling kanan) terpilih kembali memimpin Dewan Kesenian Brebes untuk masa periode 2020-2025 pada Musda DKB Ke 5. (Foto: Dok/Urip)

PanturaNews (Brebes) - Dewan Kesenian Kabupaten Brebes (DKB), Jawa Tengah, kembali menyelenggarakan hajat 5 tahunan, yakni Musyawarah Daerah (Musda) yang diselenggarakan di Wisma Wisata Agro Kaligua Pandansari, Paguyangan diikuti oleh seluruh pengurus DKB dan Dewan Kesenian Kecamatan (DKC) se-kabupaten Brebes, Minggu-Senin 29-30 November 2020.

Musda Dewan Kesenian Kabupaten Brebes Ke 5 dibuka oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Brebes yang diwakili oleh Kasie Seni dan Film, Masdori, M.H.

“Musda ini merupakan amanat organisasi sebagai media komunikasi, ekskplorasi, dan evaluasi bagi Dewan Kesenian Brebes, agar lebih meluas dan membumi lagi dalam berkiprah dan berkhidmat pada dunia seni di wilayah Kabupaten Brebes,” kata Masdori dalam sambutannya.

Menurutnya, seni adalah cipta, rasa, dan karsa serta karya manusia yang dapat dijadikan pijakan untuk mengubah dan memperbaiki budaya dan peradaban, yang hanya dapat dilakukan dari manusia oleh manusia dan untuk manusia. Jadikan acara Musda ini sebagai media koreksi dan kritisi terhadap kekurangan, dan sebagai pijakan untuk melangkah lebih kencang ke depan dengan karya-karya yang nyata, meluas, dan membumi sebagaimana tema Musda kali ini.

Musda selain mengagendakan Laporan Pertanggungjawaban kepengurusan lama, juga mengagendakan pemilihan ketua baru yang akan mengawaki DKB selama  5 tahun ke depan.

Dalam sidang pemilihan ketua DKB, terpilih Wijanarto yang merupakan petahana dengan model pemilihan suara terbuka dengan hak suara dari pewakilan 14 kecamatan yang hadir, serta 1 suara dari perwakilan DKB kepengurusan sebelumnya.

Ketua DKB terpilih Wijanarto menyisihkan Karno Roso dengan suara tipis. Wijanarto meraih 8 suara dan Karno Roso meraih 7 suara. Dengan demikian Wijanarto mendapat kepercayaan memimpin Dewan Kesenian Brebes untuk masa periode 2020-2025.

Dalam sambutannya Wijanarto mengatakan, bahwa kegiatan Musda merupakan kegiatan rutin 5 tahunan di mana seluruh insan seni di Kabupaten Brebes saling mengorkesi dan mengevaluasi diri untuk persiapan melangkah secara mantap untuk masa 5 tahun ke depan.

“DKB sebagai wadah para insan seni berkreasi, berkhidmat, dan berkarya menuju seni yang berkebudayaan dan beradab, api gerakannya harus selalu terus-menerus dinyalakan,” ujar Wijanarto.

Dia yakin dan mendukung sepenuh bahwa insan seni di Kabupaten Brebes adalah insan seni yang berkualitas, berkarakter, dan mandiri yang tidak akan lekang oleh panas dan tidak akan rapuh oleh hujan. Bukti dan karya nyata mereka telah turut mewarnai dunia berkesenian di kabupaten Brebes.

“Ke depan berbagai program, baik yang internal maupun eksternal yang semua didedikasikan untuk memajukan dunia berkesenian di Kabupaten Brebes, akan terus digiatkan untuk meluas dan membuminya dunia seni dan berkesenian di Brebes,” tutur Wijanarto.

Musda dibuka dengan Tarian Gambyong dan ditutup dengan Tarian Yapong dari  siswi SMA Negeri 1 Paguyangan (Caca dan Alya) binaan Agep Haris Zulfikar. Juga musikalisasi puisi oleh Abu Ma’ruf MF (Komite Sastra) dan Jimmy (Ketua Dewan Kesenian Kecamatan Tonjong), dibawakan dengan penuh penjiwaan dan menyayat-nyayat hati. (Kiriman: Urip Triyono, S.S - Komite Sastra DKB)


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita