Senin, 26/10/2020, 16:24:03
Karang Taruna Desa Pengarasan Tanam Ribuan Pohon
LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN

Kepala Desa Pengarasan serahkan secara simbolis kepada ketua Karang Taruna (Foto: Dok. Zaenal)

PanturaNews (Brebes) - Karang Taruna Arya Banga Desa Pengarasan, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Jawa Tengah, melakukan aksi penanaman ribuan bibit pohon di desa setempat, Senin 26 Oktober 2020.

Penanaman pohon dalam rangka penghijau itu di lakukan di pinggir sepanjang jalan desa setempat. Tepatnya di Dukuh Cikamuning, di sepanjang jalan Citulang hingga Ketos.

Ketua Karang Taruna Arya Banga, R Afgan Aziz mengatakan, ada 2.500 bibit pohon dari berbagai jenis yang ditanam di tepi jalan. Di antaranya bbibit pohon pete, glodogan, trembesi, sirsak, cemara laut, akasia dan lainnya.

"Semuanya total jumlah 2.500 pohon di tanam di tepi sepanjang jalan," katanya.

Penanaman bibit pohon yang berasal dari bantuan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungan dan Hutan Lindung Pemalai-Jratun Provinsi Jawa Tengah itu bertujuan untuk penghijauan Desa Pengarasan sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan. Selain itu juga untuk menciptakan lingkungan yang sejuk dan sebgai resapan air.

"Kalau musim kemarau panas sekali, maka dilakukan penanaman bibit pohon sekaligus untuk resapan air," ungkap Afgan.

Dikatakan, kegiatan aksi tanam pohon diinisiasi oleh Karang Taruna setelah mendapat usulan dari warga dan juga adanya permintaan dari warga agar desanya asri.

"Setelah ada permintaan dari warga Karang Taruna melakukan upaya itu dan mendapat dukungan dari pemerintah desa khususnya pendanaan," tutur Afgan.

Diharapkan, ribuan bibit pohon ditanam dapat tumbuh dengan baik dan subur. Warga sekitar bersamanpemuda Karang Taruna akan berupaya melakukan perawatan tanaman tersebut agar tidak mati.

"Kita akan dirawat nantinya, karena harapan dari gerakan tersebut menimbulkan keinginan masyarakat untuk terus menanam pohon untuk keseimbangan ekosistem," katanya.

Kepala Desa Pengarasan, H Sri Widodo SPd mengapresiasi aksi tanam ribuan pohon oleh Karang Taruana bersama elemen masyarakat di desanya.

"Kami dari Pemerintah Desa sangat mendukung, selain untuk menjaga kelestarian lingkungan juga untuk menjaga resapan air, sehingga saat kemarau tidak akan kesulitan air," pungkasnya.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita