Minggu, 18/10/2020, 07:30:26
Ada Lagi, Pasien Covid di Bumiayu Meninggal Dunia
LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN

Pemakaman jenazah terkonfirmasi positif Covid-19 oleh petugas berpakaian APD lengkap (Foto: Dok. Zaenal Muttaqin) 

PanturaNews (Brebes) - Terkonfirmasi positif terpapar virus Corona atau Covid-19, satu warga Desa Bumiayu, Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, meninggal dunia, Jumat 16 Oktober 2020 sekira pukul 23.00 WIB. Kematian warga berinisial AA laki-laki berusia 56 tahun ini menambah jumlah kematian akibat Covid-19 di Kecamatan Bumiayu.

Berdasarkan nformasi yang diterima menyebutkan, AA mulai dirawat di salah satu rumah sakit swasta di Bumiayu pada Rabu 08 Oktober 2020. Pasien ini mengalami sesak nafas dan kondisi badan lemah dan langsung menjalani tes swab.

Pasien belakangan meminta dipulangkan setelah sempat dirawat beberapa hari di rumah sakit tersebut.

Tetpai kemudian dirawat lagi di Rumah Sakit Margono Kabupaten Banyumas pada Rabu 14 Oktober 2020. Kali ini ia juga mengeluhkan sesak nafas, penurunan kadar okseigen dalam darah disertai gejala nyeri tengorokan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes dr Sartono ketika dimintai konfirmasi wartawan membenarkan informasi tersebut. Ia menuturkan, dua kali pasien meminta pulang paksa saat dirawat di rumah sakit.

“Tanggal 8 dan 14, pasien dirawat tapi meminta pulang paksa,” katanya.

Mengetahui pulang dari RS Margono, Gugus Tugas Kecamatan dan Puskesmas Bumiayu lantas mengarahkan untuk dirawat kembali ke rumah sakit di Bumiayu. Sebab, kondisinya audah semakin parah.

Namun setelah masuk RS, pasien meninggal dunia pada Jumat malam. “Pada hari yang sama pasien dinyatakan positif Covid-19 setelah hasil tes swab keluar,” ujarnya.

Jenazah AA telah dimakamkan dengan protokol COVID-19 oleh sejumlah petugas dengan APD lengkap. Sementara tenaga medis dan Gugus Tugas Kecamatan memantau pemakaman tersebut.

Selanjutnya Dinkes akan melakukan tracking terhadap orang yang kontak erat dengan pasien.

Sementara itu Kepala BLUD UPTD Puskesmas Bumiayu, dr Ali Budiarto menyampaikan keprihatinannya dengan meningkatnya jumlah kasus baru dan kematian di wilayah kecamatan Bumiayu, sehingga butuh sinergitas antara Gugus Tugas kecamatan dan kabupaten.

"Upaya kita untuk mencegah Covid-19 harus sinergi baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten, agar korban tidak terus bertambah," ucapnya.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita