Rabu, 14/10/2020, 22:02:47
Secara Virtual, 1300 Mahasiswa Poltek Harapan Bersama Diwisuda
LAPORAN JOHARI

Perwakilan Wisudawan PHB

PanturaNews (Tegal) – Hampir semua perguruan tinggi di Indonesia saat gelar wisuda secara virtual, termasuk di Politeknik Harapan Bersama (PHB) Tegal, Jawa Tengah.  Sebanyak 1.300 mahasiswa PHB Tegal, Program Sarjana Terapan dan Ahli Madya Tahun 2020, mengikuti porsesi wisuda secara virtual, di aula Kampus I, Jalan Mataram, Kota Tegal, Jawa Tengah,  Rabu 14 Oktober 2020.

Dari 1300 wisudawan hanya 28 mahasiswa yang hadir sebagai perwakilan dengan tetap menjalankan protokol kesehatan (Prokes), sedangkan selebihnya melalui virtual.

Direktur Poltek Harber, Nizar Suhendra mengungkapkan, sebanyak 1.058 atau 81 persennya dari 1.300 mahasiswa diketahui mendapat indeks prestasi kumulatif (IPK) lebih dari 3.00.

“Saya sangat mengapresiasi para mahasiswa yang mana selama pandemi berlangsung tetap terus semangat mengikuti dan menyelesaikan studinya. Hal ini ditunjukkan sebanyak 82 persen mahasiswa berhasil lulus tepat waktu, dan 81,45 persen mahasiswa memperoleh IPK lebih dari 3.00 ,” kata Nizar dalam keterangan tertulisnya yang dibagikan ke awak media , Rabu 14 Oktober 2020.

Menurutnya, indikator keberhasilan pembelajaran tidak hanya dilihat dari perolehan IPK dan ketepatan waktu lulus saja, namun juga dari kompetensi lulusan di tempat kerjanya.

Wali Kota Tegal Dedi Yon Supriyono dalam sambutannya secara virtual mengatakan, prosesi jalannya wisuda berbeda karena masih di tengah pandemi. “Suasana pandemi memang harus kita kendalikan dan siasati. Seluruh aktifitas harus kita atur dengan baik agar tidak menimbulkan problem baru,” kata dia.

“Bisa dengan cara menurunkan frekuensi kegiatan atau bisa juga dengan melakukan inovasi baru sebagaimana yang dilakukan oleh Poltek Harber dalam melaksanakan wisuda pada hari ini,” jelas Dedi.

Legalitas Wisuda Daring Sama

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi, Prof. Dr. DYP Sugiharto M.Pd., Kons menyebutkan, meskipun acara wisuda Poltek Harber dilaksanakan secara online tetapi hakikat, makna dan legalitas tetap sama.

Ia berpesan pada lulusan bahwa wisuda bukan merupakan garis finis. “Wisuda adalah tentang masa depan yaitu transisi memasuki kampus yang lebih luas dan lebih nyata yaitu kampus dunia kerja di masyarakat,” tambahnya.

Adapun Ketua Yayasan Pendidikan Harapan Bersama Dwi Wahyu Daryoto berharap agar para wisudawan menjadi duta besar (ambassador) yang baik. “Sehingga akan dikenal (baik) di lingkungan masyarakat dan lingkungan kerja. Bekerjalah dengan profesional, (sesuai) kompetensi dan integritas yang tinggi karena itu yang akan membedakan lulusan dengan yang lain,” tegas Dwi


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita