Jumat, 25/09/2020, 19:58:36
Usai Gelar Konser Dangdut, Wakil Ketua DPRD Di-swab dan PCR
LAPORAN JOHARI

WES Di-Swab

PanturaNews (Tegal) – Usai menggelar konser dangdut, Wasmad Edi Susilo (WES) Wakil Ketua DPRD Kota Tegal, melakukan tes Swab dan PCR, di rumahnya, Kelurahan Bandung, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal, Jumat 25 Zepte,ber 2020.

Pasalnya, usai menggelar hajatan yang menimbulkan kerumunan orang dan berpotensi menjadi cluster baru penyebaran Covid -19, di masa pandemi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal, dr. Sri Primawati Indraswari mengatakan Swab yang dilakukan untuk mendeteksi apakah ada yang positif atau negatif Covid -19.

“Kemarin kan habis hajatan, jadi kita lakukan deteksi apakah ada yang positif atau tidak, dimulai dari keluarga yang mempunyai hajat. Ada 6 orang tetapi bisa saja berkembang, nanti kalau ada yang postif kita lakukan tracking,” kata Prima.

Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo (WES), membenarkan ia bersam keluarga melakukan tes sawb dan PCR. Terkait dengan kejadian yang sempat viral, ia minta maaf kepada masyarakat Kota Tegal atas kekhilafannya. 

“Mudah-mudahan usai hajatan saya semuanya aman, saya meminta maaf dan mengaku khilaf,” jelas Wasmad. Demikian juga terkait test Swab sendiri, Wasmad berharap hasilnya sesuai yang harapan yaitu hasilnya aman,” harap WES.

Menurutnya, setahun sebelumnya telah merencanakan hajatan tersebut sebelum adanya Covid -19, yalkni bulan September ini.

“Ijin mulai dari RT, RW, Kelurahan kemudian ke Polsek Tegal Selatan termasuk mengetahui Koramil Tegal Selatan dan itu lolos. Setelah ijin turun, undangan kami sebar,” tutur WES.

Kemudian hajatan tetap dilaksanakan namun demikian karena situasi belum begitu nyaman, WES tetap melakukan protokol kesehatan secara maksimal. “Jadi mulai dari undangan kami sudah tulis di undangan bahwa tamu undangan wajib melaksanakan protokol kesehatan. Kemudian undangan yang masuk dari awal itu sudah mulai disterilisasi, cuci tangan, kita siapkan juga hand sanitizer, dan cek suhu di pintu masuk,” jelas WES.

Selanjutnya, begitu masuk di pintu layos sudah ditata untuk jaga jarak juga. Kemudian saat pengantin ada di pelaminan semuanya tidak ada yang bersalaman langsung dan berjarak kurang lebih 5 meter. WES meminta masyarakat agar tenang sehingga pihaknya meminta Dinkes Kota Tegal untuk dilakukan Swab kepada dirinya dan keluarganya.

 “Ini penting agar masyarakat itu utamanya para undangan dan yang hadir semuanya biar merasa tenan. Janga- jangan saya habis kondangan ada masalah. Diawali dari saya selaku sohibul hajat dilakukan swab agar nanti hasilnya juga mudah-mudahan hasilnya aman semuanya,” kata WES yang menyebut  undangan kurang dari 1000 lembar, ditujukan kepada masyarakat Kota Tegal.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita