Kamis, 24/09/2020, 15:49:01
Anggaran Terkuras, Penanganan Covid di Brebes Tidak Maksimal
LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN

Pansus Covid-19 DPRS Brebes melakukan evaluasi percepatan penangan Covid-19 di Kecamatan Bantarkawung (Foto: Dok. Zaenal Muttaqin) 

PanturaNews (Brebes) - Pansus Covid-19 DPRD Brebes, Jawa Tengah, menyebut kinerja Gugus Tugas (Gustu) Kabupaten Brebes, belum maksimal. Sementara anggaran penanganan Covid-19 mulai terkuras.

"Anggaran mulai menipis, tapi kinerja Gustu kurang maksimal," kata Ketua Pansus Covid-19 DPRD Brebes Sukirso kepada awak media usai acara evaluasi Percepatan Penanganan Covid-19 di Kecamatan Bantarkawung, Kamis 24 September 2020.

Menurutnya, dengan kondisi tersebut cara yang realistis adalah penanganan bersama-sama. Penanganan yang dimaksud di antaranya seperti mensosialisasikan pentingnya protokol kesehatan kepada masyarakat.

"Strateginya adalah gotong-royong dengan semua pihak," ujarnya.

Sukirso akan mendorong adanya peraturan daerah (Perda) penangan Covid-19. Untuk itu pihaknya meminta agar segera ada perda sebagai payung hukum penegakkan protokol kesehatan.

"Jelas kita akan dorong pembuatan perda. Bentuknya rekomendasi yang berdasarkan inpres," tuturnya.

Hal senada juga dikatakan oleh anggota Pansus lainnya Tri Murdiningsih. Secara tegas, ia bahkan menyebut langkah penanganan pencegahan Covid-19 terkesan hanya pencitraan saja.

"Penuh pencitraan semata, kurang paham apa dan bagaimana kondisi real di masyarakat. Terutama masyarakat di wilayah Brebes selatan yang memiliki penduduk terinfeksi Covid-19 cukup besar," tegasnya.

Apalagi kata dia, pemerintah pusat, provinsi hingga kabupaten tetangga justru pencegahan gencar dilakukan. Contohnya seperti gencar tes swab massal ataupun sanksi tegas bagi pelanggar protokol kesehatan.

"Gencarkan sanksi pelanggar protokol kesehatan. Karena Brebes sudah punya perbup-nya," katanya dalam keterangan persnya.

Tri pun menyinggung koordinasi penanganan di tingkat Gustu Kabupaten. Bahkan koordinasi dan komunikasi antar Pansus dan Gustu saja kurang berjalan lancar.

"Gugus Tugas Kabupaten Brebes tiga kali diundang rapat dengar pendapat, dan selalu mangkir dengan alasan tidak jelas," beber Tri.

Padahal idealnya penanganan Covid-19 dilakukan secara terpadu dan terintegrasi. Selain itu, Covid-19 yang sudah menjadi pandemi, penanganannya berpacu juga dengan waktu.

"Ini kan pola persebarannya di masyarakat umum sudah ngacak. Lantas bagaimana solusinya?," imbuh politisi PDIP tersebut.

Dalam acara tersebut, Tim Pansus yang hadir antara lain Sukirso, Tri Murdiningsih, Sudono, Nur Endro, dan Mustolah. Selain itu hadir Asisten 1 Setda Brebes Apriyanto Sudarmoko dan Camat Bantarkawung Eko Supriyanto.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita