Kamis, 17/09/2020, 16:08:21
Contact Tracing, 14 Siswa dan 8 Guru SMP 19 Kota Tegal Di-swab
LAPORAN JOHARI

Ilustrasi uji swab Covid-19

PanturaNews (Tegal) - Akibat orang tua salah satu siswa meninggal karena positif covid-19, sebanyak 14 siswa dan 8 guru SMP Negeri 19 Kota Tegal di uji swab, Kamis 17 September 2020.

Humas SMPN 19 Kota Tegal, Panggih mengatakan, mereka yang diswab karena sebelumnya sempat berkontak dengan siswa dari orang tua yang meninggal akibat Covid-19. Para siswa dan guru tersebut, adalah upaya contact tracing.

"Swab dilakukan sebagai upaya screening setelah salah satu orang tua siswa meninggal akibat Covid-19," kata Panggih, Kamis 17 September 2020.

Panggih mengungkapkan, siswa kelas 7 dari orang tua yang meninggal akibat Covid-19, sempat mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka pada Senin 15 September 2020 lalu.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Kelurahan Bandung, Destina mengatakan, total ada 22 guru dan siswa yang menjalani tes swab. "Semuanya 22, siswa 14  dan guru 8 orang," ujar Destina.

Destina mengungkapkan, pemeriksaan atau pengambilan swab sebagai upaya  screening. Pasalnya, hasil swab dari siswa yang orang tuanya positif Covid-19, belum keluar.

"Karena hasil pemeriksaan PCR ananda (anak) pasien konfirmasi positif yang meninggal, sampai dengan hari ini belum keluar," pungkasnya.

Sementara data Satgas Penanganan Covid-19 yang diunggah di webiste corona.tegalkota.go.id, Kamis 17 September 2020 pukul 14.30 WIB, tercatat 71 positif, 7 dirawat, 8 meninggal dunia, 13 isolasi mandiri, dan 43 sembuh.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita