Senin, 14/09/2020, 16:15:54
Meninggal Dunia, Pasien Probabel Dimakamkan dengan Prosedur Covid
LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN

Pemakaman jenazah dengan prosedur pemakan jenazah Covid-19 dilakukak oleh petugas dengan APD lengkap (Foto: Dok. Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes)- Pasien dalam pengawasan atau probabel berinisial IR (45) warga Desa Pangebatan, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, wa Tengah meninggal dunia, Senin 14 September 2020. Jenazah dimakamkan dengan prosedur pemakaman jenazah Virus corona atau Cowd-19 oleh petugas dengan pakaian alat pelindung diri (APD) lengkap.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, IR telah menjalani diisolasi di RSUD Bumiayu pada Kamis 10 September 2020. Isolasi dilakukan lantaran IR kontak erat dengan AM (56) warga Desa Dukuhturi Kecamatan Bumiayu, pasien positif Covid-19 yang sudah meninggal dunia.

Direktur RSUD Bumiayu dr Zunan Arif ketika ditemui awak media membenarkan informasi tersebut. Menurutnya, IR merupakan kerabatAM yang telah meninggal dunia dan positif Covid-19.

"Pasien yang meninggal tadi kategori PDP (probable). Tidak memiliki penyakit penyerta," katanya.

Selain kontak erat dengan AM, sebelumnya IR dibawa ke RSUD Bumiayu setelah mengeluhkan sesak pada pernafasan.

"Hasil tes rapid, IR dinyatakan reaktif. Namun untuk tes swab atau sampel dahak belum keluar," ungkap Zunan.

Zunan meminta agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan ketika beraktivitas di luar rumah. la mencontohkan protokol kesehatan yang dimaksud seperti memakai masker, rajin cuci tangan, dan jaga jarak.

"Tolong masyarakat agar rajin pakai masker, jaga jarak, dan rajin cuci tangan. Agar memutus matai rantai persebaran Covid-19. Lindungi diri, keluarga dan orang terdekat anda," pungkasnya.

Sekdes Pangebatan, Agus Supriyanto membenarkan, IR masih kerabat dari AM warga dari Kecamatan Bumiayu yang telah meninggal dan positif Covid-19. Pemakaman jenazah dilakukan dengan lancar oleh petugas dan diawasi oleh Babinsa dan Babinkamtibmas.

"Pemakaman lancar tak ada kendala, di pemakaman umum warga," katanya.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita