Selasa, 01/09/2020, 15:09:25
Positif Virus Corona, Satu Warga Dievakuasi ke RSUD Bumiayu
LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN

Petugas melakukan evakuasi pasien positif COVID-19 untuk dirawat di RSUD Bumiayu. Petugas melakukan penyemprotan disinfektan di sekitar rumah pasien dan tim yang melakukan evakuasi (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Satu warga dari Desa Penggarutan Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, positif terpapar virus corona (COVID -19) dievakuasi ke RSUD Bumiayu untuk menjalani karantina dan perawatan, Selasa 01 September 2020.

Informasi yang diperoleh, warga berinisial SDN berusia 58 tahun tersebut, sebelumnya menjalani rapid test di sebuah RS swasta di Bumiayu. Hasil rapid test reaktif dan dilanjutkan pengambilan sampel dahak untuk uji Swab.

Pengambilan sampel dahak dilakukan oleh petugas Puskesmas Bumiayu, dan hasilnya diketahui positif COVID-19.

Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kecamatan Bumiayu, Eko Purwanto SP MSi mengatakan, pasien dievakuasi dan dibawa ke RSUD Bumiayu menjalani perawatan dan karantina.

"Dibawa ke RSUD Bumiayu untuk karantina dan perawatan," katanya.

Menurutnya, langkah evakuasi dan perawatan dilakukan mengingat pasien tersebut memiliki penyakit penyerta yang dapat beresiko. Sehingga perlu dilakukan perawatan dan karantina untuk penyembuhan.

"Yang bersangkutan memiliki penyakit penyerta sehingga dilakukan diperlukan perawatan untuk penyembuhan," ucap Eko.

Informasinya pasien memiliki riwayat penyakit paru-paru dan gejalanya mengarah ke COVID-19. Pasien sebelumnya perantauan di Jakarta dan beberapa waktu sebelumnya juga mendatangi tempat hajatan di luar daerah.

Kepala BLUD UPT Puskesmas Bumiayu, dr Ali Budiarto mengatakan, selain mengevakuasi pasien, petugasnya melakukan tracking terhadap keluarga pasien yang kontak erat. Pengambilan sampel dahak telah diambil untuk uji Swab dan menunggu hasilnya.

"Tracking terhadap kontak erat sudah dilakukan termasuk juga melakukan edukasi terhadap keluarganya," ujarnya.

Diingatkan untuk mencegah penyebaran COVID-19 warga agar benar-benar mematuhi protokol kesehatan. Masker harus dipakai, cuci tangan pakai sabun dan jaga jarak atau hindari kerumunan jangan disepelekan.

Diperoleh informasi pula, sehari sebelumnya satu warga dari desa lainnya di Kecamatan Bumiayu meninggal dunia salah satu RS dan memiliki gejala mengarah pada COVID-19 disamping juga memiliki riwayat penyakit penyerta. Pemakaman dilakukan dengan protokol pemakaman jenazah COVID-19.

"Meski begitu, hasil uji sampel dahak atau Swab hingga Selasa 01 September 2020 ini belum keluar," kata Eko Purwanto yang juga Camat Bumiayu.

Perlu diketahui hingga kini, jumlah warga di Kecamatan Bumiayu yang tercatat positif COVID-19 ada tujuh orang. Lima diantaranya telah sembuh, dan satu pasien masih karantina madiri serta satu lagi perawatan.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita