Senin, 24/08/2020, 10:36:46
Aku Ingin Melanjutkan S2
Oleh: Nurul Afidatul Ummah

(Nurul Afidatul Ummah adalah Mahasiswi Universitas Peradaban Bumiayu Kabupaten Brebes prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Tinggal di Krajan Taraban, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes. Nurul ingin menjadi dosen dan penulis, karenaya dia ingin sekali melanjutkan jenjang pascasarjana)

PENDIDIKAN adalah sumber wadah kehidupan yang semua orang membutuhkannya, dengan adanya pendidikan kita akan menjadi manusia yang memiliki budi pekerti yang baik. Pendidikan dapat menanamkan perilaku yang mulia dan menjadikan manusia sebagai seorang insan yang memiliki tujuan hidup yang mengarah pada masa depan yang cerah.

Jadi, pendidikan lah garda terdepan yang harus di lakukan dan di jalani dengan penuh semangat. Setiap orang pasti memiliki keinginan yang besar, untuk mewujudkannya pasti akan melewati tahap ke tahap yaitu dengan di mulainya pendidikan dari waktu kecil.

Tujuan pendidikan adalah untuk mencerdaskan dan mengembangkan potensi di dalam diri para peserta didik. Dengan pertumbuhan kecerdasan dan potensi diri maka setiap manusia bisa memiliki ilmu pengetahuan, kreativitas, sehat jasmani dan rohani, kepribadian yang baik, mandiri, dan menjadi anggota masyarakat yang bertanggungjawab.

Proses perkembangan kecakapan individu dalam sikap dan perilaku bermasyarakat. Proses sosial dimana seseorang di pengaruhi oleh suatu lingkungan yang terorganisir, seperti rumah atau sekolah, sehingga dapat mencapai perkembangan diri dan kecakapan sosial hal itulah di mulainya karena adanya pendidikan.

Banyak generasi kini yang tidak paham mengenai pendidikan yang benar, mereka semua tidak peduli tentang bahayanya jika tidak mengerti arti pendidikan. Banyak orang yang malas sekolah dan menuntut ilmu, karena itulah generasi kita tidak paham tentang pentingnya pendidikan.

Pada zaman sekarang ini banyak pemuda yang tidak memperdulikan apa itu pendidikan, entah itu sikap malas itu selalu muncul di dalam dirinya. Padahal pendidikan itu sangat penting untuk kita ke depan, untuk menuju dunia akhiratnya. Karena menuntut ilmu juga salah satu ibadah yang sangat mulia dan setelah mendapatkan ilmu itu pasti menyenangkan.

Untuk itu jadilah manusia yang berguna bagi nusa dan bangsa dan terutama berguna untuk diri sendiri terlebih dahulu dan juga orang lain. Semakin kita banyak mendapatkan ilmu kita harus bisa mengamalkan ilmu tersebut kepada orang lain. Awal pendidikan manusia di awali dari Sekolah Dasar, Sekolah menengah pertama lalu tingkat  SMA atau yang sering di sebut di masa putih abu-abu. Kemudian melanjutkan sebagai seorang mahasiswa.

Menjadi seorang mahasiswa atau sudah duduk di bangku perkuliahan tidaklah mudah kita sudah mulai harus mengekspresikan diri dan mulai bisa menentukan jati diri kita masing-masing. Segala bakat dan kemampuan kita sudah mulai terlihat dengan jelas, dan sudah berpikir kritis dalam menentukan tujuan hidup yang sebenarnya. Dalam masa ini semua orang dewasa atau yang biasa di sebut mahasiswa akan melewati beberapa permasalahan yang datang di kehidupannya.

Entah itu masalah percintaan, masalah keluarga atau masalah rasa malas untuk belajar karena biasanya duduk di bangku perkuliahan tidak seindah yang di bayangkan. Sebelum menjadi mahasiswa yang sesungguhnya tingkat berkhayal pasti akan terus meningkat. Bahwa di bangku perkuliahan kita bisa enjoy untuk menikmati kebahagiaan semata. Namun, kenyataannya setelah merasakan duduk di bangku perkuliahan khayalan yang selama ini di impikan ternyata tidak terjadi sekarang. Sehingga banyak sekali seorang mahasiswa yang mengalami frustasi dalam menjalani masa perkuliahan ini.

Namun, tidak semudah itu alasan untuk menyerah begitu saja. Semua jerih payah apa yang telah di lakukan pasti ada hasilnya di kemudian hari. Masalah-masalah yang datang silih berganti di dalam kehidupan pasti akan terus menghantui. Tetapi di balik itu semua pasti akan ada kebaikan yang tidak pernah terduga selama ini.

Jadi, tunjukanlah jati diri kita untuk menghadapi semua itu dan dapat menyikapinya dengan baik. Di saat masalah sedang menyerang dengan hebatnya maka lebih baik bermimpilah setinggi-tingginya bahwa seorang mahasiswa harus bisa menempatkan dirinya pada sesuatu hal yang bermanfaat dan tidak mudah putus asa. Dengan semangat dari diri kita sendiri pasti akan muncul dalam benak bahwa kesuksesan tidak hanya pada apa yang sedang kita lakukan dan setelah kita mendapatkannya lalu berhenti di titik tersebut.

Prinsipnya adalah berusaha, berdoa dan berserah diri pada alloh SWT atas semua keinginan yang telah di impikannya. Dalam menjalani masa perkuliahan yaitu dengan waktu 4 tahun lamanya, tapi waktu itu bukan akhir dari sebuah perjuangan. Banyak hal yang harus di tempuh lagi untuk mengembangkan apa yang sudah kita tanam dari mulai benihnya.

Mencari ilmu itu ibarat menanam pohon jika kita sudah menikmati hasil dari panen pertama pastinya kita harus menikmati hasil yang selanjutnya dengan jumlah yang lebih banyak dari sebelumnya. Nah, itulah setelah mendapatkan gelar S1 beristirahatlah sejenak namun setelah rasa lelah sudah hilang dan segala kebutuhan telah mendukung kejarlah gelar S2 kembali. Jadilah manusia yang sabar dan ulet dalam menghadapi kehidupan ini.

Tidak ada orang yang akan merubah nasibmu kecuali diri sendiri. Teruslah berpikir positiv untuk menjadikan hidup ini lebih bermakna, kebahagiaan pasti akan datang. Sejauh apapun kita melangkah sesulit apapun untuk berusaha mencapai apa yang di inginkan pasti akan membuahkan hasil yang baik jika di lakukan dengan bersungguh-sungguh. Menuntut ilmu tidak ada batas waktunya, jadi tuntutlah ilmu setinggi-tingginya.

Jika target yang sudah di inginkan sudah tercapai kejarlah target berikutnya hingga dalam diri kita merasa hebat. Sebagian dari seseorang mahasiswa hanya berhenti setelah mendapatkan gelar S1 karena menurutnya perjuangan hanya sampai di batas itu. Tetapi menurutku tidak harus seperti itu kita bisa mengejarnya kembali dengan berusaha menjadi mahasiswa di tingkat pascasarjana.

Dengan istilah “Aku Ingin Melanjutkan S2” itu merupakan  suatu motivasi untuk semua mahasiswa agar bersemangat dalam menjalani masa perkuliahan ini. Meskipun banyak cobaan yang datang menghadang, tetapi teruslah buang rasa menyerah dan ingatlah ada masa depan yang cerah sedang menunggumu di sana. Kita sudah bukan remaja lagi tetapi sudah dewasa jadi fokuslah pada satu tujuan apa yang sedang di lakukan sekarang. Tidak perlu memikirkan hal-hal yang kurang bermanfaat karena hanya akan mengahambat kesuksesan itu.

Teruslah berproses, tenang saja, karena nanti jika sudah waktunya semua proses itu akan sampai dengan sendirinya tanpa kita sadari. Dunia seorang mahasiswa sudah memasuki kehidupan nyata. Jadi, jika bermimpi iringi lah dengan usaha dan doa tidak hanya bermimpi namun enggan untuk berusaha. Mengejar apa yang kita inginkan itu memang sangat sulit dan penuh dengan kepedihan tetapi jika di jalani dengan penuh keihklasan pasti akan terasa mudah untuk melakukannya.

Jika kita sudah berusaha dan berdoa kembalilah kepada takdir yang menentukan karena manusia hanya bisa berusaha serahkan semuanya pada sang kuasa. Tidak ada jalan yang lurus untuk mendapatkan sesuatu apa yang kita inginkan. Semuanya pasti berlika-liku dengan penuh tantangan. Namun, tantangan itulah yang menyebabkan kita kuat dan tangguh berdiri tegap di antara kesulitan-kesulitan itu.

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita