Minggu, 23/08/2020, 22:47:22
Tiga Pilar, Ibu-ibu Rusunawa Dilatih Tenun dan Sapu Sorgum
LAPORAN JOHARI

Kapolres, Dandim 0712 dan Ibu Walikota melihat secara langsung proses tenun sarung goyor

PanturaNews (Tegal) – Tiga pilar Polres Tegal Kota, TNI dan Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal, Jawa Tengah, adakan pelatihan Ibu-ibu warga Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Kraton, Kecamatan Tegal Barat Kota Tegal, membuat Sarung Goyor dan Sapu Sorgum (Gondem), di halaman Rusunawa Kraton, Minggu 23 Agustus 2020. Dengan tema, Gerakan Perempuan Kota Tegal Peduli

Kepolres Tegal Kota, AKBP. Rita Wulandari Wibowo menyampaikan bahwa giat ini merupakan upaya dari tiga pilar, TNI, Polri dan Pemkot Tegal, bersama-sama kita memberdayakan perempuan untuk bisa memberikan peningkatan ekonomi keluarga, di tengah Pandemi Covid-19.

 “Tujuannya agar ibu-ibu bisa membantu perekonomian keluarga di tengah pandemi  covid-19 ini. Kita tahu bahwa wanita Indonesia itu sangat tangguh dalam keadaan apapun, ” kata AKBP Rita Wulandari, Minggu 23 Agustus 2020.

Lebih lanjut kata dia, sarana dan prasarana dari Pemkot, Polri dan TNI untuk bisa dimanfaatkan sebagai sarana pelayanan di bidang kesehatan, ekodedukadi, pendidikan kemudian masalah administrasi kependudukan yang mana semua itu diperuntukan ke warga di Rusunawa.

Dalam kegiatan itu, pihaknya menggandeng Kelompok Industri Kreatif Mandiri, yakni IKM Sapu Sorgum dan IKM Sarung Goyor. Dimana nantinya Ibu-Ibu Rusunawa setiap hari akan mendapatkan pelatihan dari kedua pelaku IKM tersebut.

“Pelatihan ini setiap hari akan dilangsungkan di tempat ini yang mana pelatihan ini terdiri dari dua pembuatan produk, yang pertama adalah sapu sorgum dan pembuatan tenun sarung goyor yang sudah menjadi ciri khas kota Tegal” ujar AKBP Rita.

Diharapkan, dengan kepedulian dari perempuan tiga pilar persoalan ekonomi yang dihapadi oleh masyarakat efek dari pandemi covid khususnya di Rusunawa Kota Tegal ini bisa teratasi dengan baik.

“Hari ini tercatat 79 orang yang dilatih. Barusan bapak-bapak yang terdampak PHK juga inginkan diberikan pelatihan untuk bisa berproduksi. Sementara masih di Rusunawa, nanti akan kita cari objek masyarakat yang lainnya lagi,” kata dia.

Komandan Kodim 0712 Tegal Letkol Inf Sutan Pandapotan Siregar, pihaknya sangat mengapresiasi atas upaya yang diinisiasi tiga pilar dalam Gerakan Perempuan Kota Tegal Peduli.

Menurutnya, barang hasil produksi lokal harus diangkat bersama-sama. Termasuk sapu sorgum dan sarung tenun goyor yang menjadi salah satu produk khas Tegal.

“Peduli perempuan harus mengembang. Kita akan peduli dan membangkitkan seluruh lini dalam rangka mendorong, mencerdaskan, dan untuk kemajuan Kota Tegal. Kami juga berharap jika ada tamu, bawakan oleh-oleh  hasil rpoduk local yang di luar sana tidak ada,” kata Dandim.

 


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita