Selasa, 18/08/2020, 21:00:25
Di Brebes, Pembelajaran Tatap Muka di 154 SMP Resmi Dibuka
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

Bupati Brebes menyapa siswa di salah satu ruang kelas setelah secara resmi membuka Pembelajaran Tatap Muka 154 SMP ditandai dengan menggunting pita di pintu pagar SMP Negeri 2 Brebes. (Foto: Takwo Heryanto)

PanturaNews (Brebes) - Bupati Brebes, Jawa Tengah, Hj. Idza Priyanti, SE, MH secara resmi membuka Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di 154 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di masa adaptasi kehidupan baru.

Sebanyak 77 SMP Negeri dan 77 SMP Swasta se Kabupaten Brebes tersebut, dibuka setelah menyatakan diri siap menerapkan protokol kesehatan bagi warga sekolah, baik dari guru, tenaga TU dan siswa itu sendiri.

Namun, bagi orang tua siswa yang berkeberatan anaknya belajar tatap muka, masih di persilahkan mengikuti pembelajaran melalui sarana internet atau daring.

“Bismilllahirohmanirohim, mulai 18 Agustus 2020 pembelajaran tatap muka di 154 SMP se Kabupaten Brebes, dimulai,” ucap Bupati sembari menggunting pita di pintu pagar SMP Negeri 2 Brebes tanda dimulainya PTM, Selasa 18 Agustus 2020.

Kata Idza, pembelajaran dilaksanakan selama 3 jam di sekolah, diharapkan para peserta didik memperoleh ilmu yang diberikan guru, dengan kurikulum yang telah dirancang dari Menteri Pendidikan yang telah disesuaikan dengan Era Pandemi sekarang ini.

“Untuk sekolah, anak-anak harus membawa bekal dari rumah atau sudah sarapan, karena tidak ada jam istirahat dan kantin ditutup,” kata Idza.

Diterapkannya protokol kesehatan, maka kegiatan pembelajaran tatap muka harus didukung dengan sarana Unit Kesehatan Sekolah (UKS) yang memadai. Hal ini untuk menyiapkan segala sesuatu yang terbaik untuk kebutuhan kesehatan siswa.

“Pihak sekolah juga telah menjalin kerja sama dengan puskesmas dan rumah sakit terdekat,” ungkap Idza. 

Diterapkannya PTM, karena selain Kabupaten Brebes termasuk Zona Hijau Covid-19, juga atas permintaan orang tua yang diperkuat melalui surat pernyataan mengijinkan pembelajaran tatap muka.

Kepala SMP Negeri 2 Brebes, Murtado MPd menjelaskan, berbagai sarana dan prasarana pendukung PTM sudah jauh-jauh hari dipersiapkan secara matang. Penerapan disiplin protokol kesehatan menjadi syarat mutlak bagi siswa dan guru serta warga sekolah lainnya.

Siswa merasa senang karena bisa kembali ke sekolah, dan bertemu dengan bapak ibu guru serta kawan-kawannya, walaupun kali ini yang hadir secara bertahap dalam 2 sesi.

Satu kelas hanya diisi separoh siswa untuk menjaga social distancing atau jaga jarak. Sedangkan siswa yang tidak berangkat ke sekolah mengikuti pembelajaran jarak jauh dari rumah atau Daring.

Bupati didampingi Sekda Brebes Ir Djoko Gunawan MT, Asisten Pemerintahan Drs Aprianto Sudarmoko, Camat Brebes Eko Purwanto, Ketua Dewan Pendidikan  Ir Iskandar, Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Rojat MPd serta tamu undangan lainnya meninjau proses pembelajaran.

“Bagaimana bisa kembali bersekolah, senang kan? Tapi ingat, anak-anak harus mematuhi protokol kesehatan sesuai yang dianjurkan oleh Bapak Ibu guru ya?” sapa Bupati ketika menuju ke salah satu ruang kelas.

Secara serentak, para siswa itu pun menjawab senang dan bahagia bisa kembali bersekolah.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita