Selasa, 11/08/2020, 20:40:14
Pansus Covid-19 DPRD Brebes Dorong Pembelajaran Tatap Muka
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

Anggota Pansus Covid-19 DPRD Kabupaten Brebes, Ahmad Mafrukhi didampingi anggota lainnya, Anto Haryanto mendorong sekolah melakukan Pembelajaran Tatap Muka. (Foto: Takwo Heryanto)

PanturaNews (Brebes) - Pansus Covid-19 DPRD Brebes, Jawa Tengah, mendorong sekolah agar mulai melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bagi para siswa-siswinya yang ada di daerahnya.

Hal itu mengingat, metode pembelajaran media daring atau online (jarak jauh), bagi siswa-siswi dinilai tidak efektif. Selain itu, juga tidak semua siswa di Kota Bawang ini, mampu memiliki alat komunikasi smarthphone android.

“Untuk itu, kita akan dorong ke dinas terkait agar melakukan (belajar) tatap muka saja. Apalagi banyak laporan hal (belajar online) ini tidak maksimal dan anak-anak tidak konsentrasi untuk belajar,” ujar anggota Pansus Covid-19, Achmad Mafrukhi, Selasa 11 Agustus 2020.

Disisi lain, kata Mafrukhi, persoalan jaringan internet, khususnya di wilayah Brebes selatan masih ada kendala atau blank spot. Karena itu, persoalan demikian, harus menjadi bahan pertimbangan pemerintah untuk memaksakan pembelajaran lewat daring atau jarak jauh.

Ia mencontohkan, dampak lainya adanya sistem pembelajaran online. Diantaranya, anak SMP tak bisa beli smarthphone terpaksa jadi Asisten Rumah Tangga (ART). Ada juga anak yang meninggalkan bangku sekolah, sementara lantaran menjadi jadi kuli bangunan demi bisa memiliki smartphone.

Ditekankan, agar pihak sekolah tetap menggelar PTM dengan membaginya dua sesi belajar, tetapi tetap mengikuti protokoler kesehatan yang dianjurkan pemerintah secara ketat.

“Jadi untuk PTM bisa dibagi dua sesi saat belajar, tapi tetap ikuti protokol kesehatan ketay. Misalnya anak-anak sebelum masuk kelas pakai masker cuci tangan dulu,” tandas Mafrukhi, di dampingi anggota Pansus Covid-19 DPRD Brebes lainnya, Anto Haryanto.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita