Senin, 10/08/2020, 11:04:32
Test Ulang Setelah Isolasi Mandiri, Dewi Aryani: Pastikan Sudah Aman
LAPORAN SL. GAHARU

Anggota DPR RI Komisi 9 Fraksi PDI Perjuangan Dapil Jawa Tengah IX (Kota/Kab. Tegal, Kab. Brebes), Hj. DR. Dewi Aryani. (Foto: Dok)

PanturaNews (Tegal) - Melonjaknya jumlah orang tanpa gejala (OTG) positif Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri, setelah selesai selama 10 sampai 14 hari harusnya di test ulang. Test ulang itu untuk memastikan dan mementukan, bisa pulang tidaknya serta aman tidak membawa carrier lagi.

Demikian ditegaskan Anggota DPR RI Komisi 9 Dapil Jawa Tengah IX (Kota/Kab. Tegal, Kab. Brebes), Hj. DR. Dewi Aryani, M.Si, Minggu 9 Agustus 2020 malam.

“Test ulang untuk memastikan sudah benar-benar negatif, dan menentukan bisa pulang tidaknya, juga aman dan tidak membawa carrier lagi,” kata Dewi Aryani yang akrab disapa DeAr.

Menurut politisi PDI Pejuangan ini, carrier corona yang memiliki atau terinfeksi virus corona tapi tidak bergejala. Carrier corona bisa menyebarkan ke orang lain. Karenanya, test ulang setelah melakukan isolasi perlu dilakukan.

“Jika ada aturan OTG tidak test ulang, saya protes. Aturan tersebut kurang pas di lapangan, mengingat pergerakan kasus Covid-19 belum menurun tajam bahkan makin melonjak,” tutur Dewi Aryani.

Dewi Aryani mengaku sudah minta penjelasan Menteri Kesehatan (Menkes) mengenai aturan itu. Juga dikatakan yang utama dalam penanganan Covid-19, adalah menekan angka kematian dan meningkatkan angka kesembuhan.

“Saya menunggu penjelasan Menkes,” tandas Dewi Aryani.

Dikatakan, untuk penanganan dengan menekan penyebaran dengan fasilitasi tempat karantina yang memadai dan manusiawi untuk masyarakat, sehingga bisa menjalankan protokol kesehatan untuk pelemahan virus corona. Menjaga jarak dan dilakukan pengecekan kesehatan secara rutin daily oleh tenaga kesehatan yang disiapkan.

Seperti diketahui, kasus baru di Kota Tegal sebanyak 27 orang tenaga kesehatan dinyatakan positif. Sedangkn kasus positif Covid-19 di Kabupaten Tegal setelah ada penambahan kasus baru menjadi 66 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 20 orang masih dirawat, 39 orang sembuh, dan 7 orang meninggal.

Sementara itu, Kabupaten Pemalang juga ada penambahan kasus terbanyak setelah mengumumkan 36 kasus positif Covid-19 baru. Mereka merupakan kontak erat dari pasien-pasien positif Covid-19 sebelumnya. Dengan penambahan 36 kasus baru tersebut, jumlah kasus Covid-19 Kabupaten Pemalang menjadi 149 orang. Dari jumlah tersebut, 77 orang sedang dirawat, 61 orang sembuh, dan 11 orang meninggal.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita