Kamis, 06/08/2020, 17:51:47
Bersama LPK Duta Kasih Bunda, Kalisumur Tingkatkan Kapasitas Warga
LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN

Kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas masyarakat di Desa Kalisumur Kecamatan Bumiayu (FotoL Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Pemerintah Desa (Pemdes) Kalisumur, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, bekerja sama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Duta Kasih Bunda Bumiayu, menggelar pelatihan peningkatan kapasitas warga.

Ketua LPK Duta Kasih Bunda Bumiayu, Zaenal Arifin SAg MSi mengatakan, pihaknya bermitra dengan Pemdes Kalisumur untuk membantu memberikan pelatihan keterampilan bagi warganya. Melalui pelatiha keterampilan itu, warga mendapatkan pengetahuan untuk meningkatkan kemampuan dalam berusaha di bidang ekonomi.

"Tujuannya memberikan pelatihan keterampilan pada warga, terutama untuk mampu meningkatkan perekonomiannya," ujarnya kepada awak media, Kamis 06 Agustus 2020.

Menurutnya, bentuk pelatihan yang diberikan berupa keterampilan membuat makanan olahan dari bahan ikan lele. Delapan warga yang semua permepuan berkesempatan mengikuti pelatihan tersebut dan hasilnya mampu membuat makanan olahan berbahan dasar ikan lele. Di antaranya, brownis lele, nuget lele, kerupuk olahan ikan lele dan rambak lele.

"Semuanya berbahan dasar ikan lele dan peserta dilatihan selama beberapa hari sampai mahir," ucap Zaenal.

Dikatakan, untuk mendampingi warga dalam upaya peningkatan kapasitas, LPK Duta Kasih Bunda menerjunkan tutor profesional dan bersertifikat. Ada dua tutor tersebut yang selama ini berpengalaman, dan hasilnya peserta pelatihan dapat mahir menguasai materi pelatihan sampai mempraktekkannya.

"Tutor yang kami miliki sudah berpengalaman sehingga dapat dengan udah memberikan bimbingan pada peserta pelatihan peningkatan kapasitas," kata Zaenal.

Praktisi pemberdayaan masyarakat, Muhammad Fathurrohman SP MM mengapresiasi kegiatan pelatihan kapasitas warga yang bekerja sama dengan LPK ini. Diharapkan kerja sama dan kegitan peningkat kapasitas warga terus ditingkatkan.

"Pemdes harus lebih mempertajam dalam upaya meningkatkan kapasitas warga," katanya saat melihat langsung kegitan pelatihan sekaligus monitoring tersebut.

Pemberdayaan warga lebih tingkatkan melalui pelatihan-pelatihan kapasitas. Pemberdayaan masyarakat saat ini harus lebih ditingkatkan setelah sebelumnya lebih banyak perhatian ke masalah pembangunan fisik.

"Kedepan bukan maslah fisik lagi, tapi masalah pemberdayaan atau peningkatan kapasitas masyarakat harus diprioritaskan," ujar Fathurrohman yang bekerja di Kementerian Desa ini.

Kata dia, keberdaan LPK sangat membentu, meski begitu dalam kerjasama dengan Pemdes, LPK juga agar tidak terlalu memaksakan programnya sendiri, tapi juga memperhatikan kondisi dan potensi desa.

"Tapi LPK juga perlu menggali potensi yang ada di desa dan memberikan pelatihan sesuai dengan potensi di desa itu, seprti pelatihan membuat suatu produk tentunya bahan dasar memang ada di desa tersebut atau lainnya," terang Fathurrahman.

Selanjutnya, masyarakat juga perlu dilatih masalah pakingnya, pemasarannya dan lainnya, sehingga pelatihan tidak hanya berhenti pada pelatihan. "Tetapi benar-benar bermanfaat dan tepat guna," ucapnya.

Kepala Desa Kalisumur H Basuni SH mengatakan, para peserta pelatihan peningkatan kapasitas warga diharapkan dapat menggunakan ilmu yang didapat untuk meningkatkan ekonominya.

"Kemampuannya dalam mengolah ikan lel dapat diprktekkan dan mampu menjadikan sebagai kegiatan usaha," ujarnya.

Desa Kalisumur memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) yang nantinya dapat dapat mengelola hasil usaha rumahan warga dan usaha sampingan lainnya.

"Nantinya Bundes bisa membantu memasarkan hasil kerajinan atau olahan dari warga. Sehingga akan menjadi nilai tambah sendiri bagi warga terutama untuk peningkatan ekonomi," pungkas Basuni.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita