Kamis, 06/08/2020, 01:02:57
Ops Patuh Usai, Didominasi Tidak Pakai Helm dan Lawan Arus
LAPORAN JOHARI

Kasat Lantas Polres Tegal Kota AKP Irianto Budi Tjahjono

PanturaNews (Tegal) – Selama 14 hari gelar Operasi Patuh Candi 2020, 23 Juli – 05 Agustus 2020, pelanggar terbanyak untuk kendaraan roda dua (R2) didominasi tidak memakai helm SNI sedangkan pelanggar pengendara kendaraan roda empat (R4) melawan arus. Hal itu dikatakan Kasat Lantas Polres Tegal Kota AKP Irianto Budi Tjahjono, Rabu 05 Agustus 2020.

Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari Wibowo melalui Kasat Lantas AKP Irianto Budi Tjahjono mengatakan, operasi patuh tahun 2020 ini berbeda dengan tahun 2019, karena dalam adaptasi kehidupan baru, sehingga lebih banyak mengedepankan tindakan preventif (pencegahan) dan preemptif (persuasif) dibanding penindakan tilang, dengen prosentasi 40-40-20 persen.

“Karena kita dalam adaptasi kehidupan baru, sanksinya lebih banyak himbauan dan teguran terutama kepada pengendara yang tidak pakai masker,” kata AKP Irianto BT, di ruang kerjanya Rabu 05 Agustus 2020.

Lebih lanjut kata Irianto, selama gelar Ops Patuh, berjalan lancar, kondusif dan aman karena anggota dilapangan lebih banyak himbauan dan bagi-bagi masker. Namun juga ada beberapa pelangar yang harus ditilang. Dibandingkan operasi patuh tahun 2019 tilang sebanyak 1721 tahun 2020 tilang hanya 287. Sedangkan sanski teguran tahun 2019 hanya 835, tahun 2020 mencapai 2.312.

“Di lapangan, anggota lebih banyak memberi sanksi  teguran dan himbauan, terutama yang tidak pakai masker. Setelah ditegur langsung dikasih masker,” ujarnya.

Untuk kendaraan R4, pelanggar lebih banyak melawan arus. Namun trennya turun dibanding tahun 2019 yang mencapai 125 pelanggar, untuk tahun 2020 hanya 43 pelanggar, pelanggaran lainnya nihil. Untuk jenis kendaraan yang paling banyak melanggar kendaraan R2 sebanyak 225, sedangkan profesi paling banyak melanggar adalah karyawan atau swasta mencapai 128 orang.

“Pada intinya selama pelaksanaan Ops patuh candi 2020 semunya berjalan lancar, aman dan kondusif,” tandasnya.      

         

  


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita