Rabu, 05/08/2020, 20:16:37
Lagi, Akibat Korupsi Mantan Kades di Brebes Ditahan Kejaksaan
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

Mantan Kades Kertabesuki, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Pram digelandang ke tahanan Mapolres Brebes. (Foto: Dok/Takwo Heryanto)

PanturaNews (Brebes) - Lagi-lagi mantan Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, tersandung kasus hukum penyelewengan dana desa dan harus di jebloskan ke tahanan.

Kali ini, menimpa seorang mantan Kades Kertabesuki, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes. Tersangka berinisial "Pram" tersebut, telah merugikan uang negara hingga ratusan juta rupiah.

Berkas tersangka telah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Tim Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor)  Satreskrim Polres Brebes. Selanjutnya tersangka diserahkan polisi ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Brebes, Rabu 5 Agustus 2020.

Tidak lama setelah tersangka diserahkan, pihak Kejari kemudian melakukan penahanan kepada tersangka untuk di titipkan di rumah tahanan Mapolres Brebes. Saat digiring, tersangka mendapat pengawalan ketat oleh petugas kepolisian dan Kejaksaan.

Kasat Reskrim Polres Brebes, AKP Agus Supriyadi mengakatan, tersangka ditahan karena telah melakukan tindakan korupsi. Yakni menyalahgunakan anggaran bantuan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes. Di antaranya, mulai dari bantuan 3 ekor sapi, dana aspirasi tahun 2013 dan penyalahgunaan anggaran dana desa tahun 2018 lalu.

"Itu dilakukan saat tersangka masih menjabat sebagai Kades Kertabesuki," terang Agus Supriyadi.

Sementara itu, Kasi Pidsus Kejari Brebes, Sunarto menjelaskan, tersangka ditahan selama 20 hari ke depan, sembari menunggu proses persidangan yang akan digelar di Pengadilan Negeri Tipikor Semarang.

Selain menahan, pihaknya juga telah menerima barang bukti dari penyidik kepolisian. Yakni berupa uang sebesar sekitar Rp 10 juta dan berkas dokumen lainnya.

"Tersangka akan dijerat undang-undang tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman empat hingga dua puluh tahun penjara," jelasnya.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita