Senin, 03/08/2020, 23:07:33
Ops Jaran Candi, Polres Tegal Kota Ungkap 7 Kasus 9 Tersangka
LAPORAN JOHARI

Konferensi Pers Operasi Jaran Candi 2020 di Mapolres Tegal Kota, Senin 03 Agustus 2020

PanturaNews (Tegal) – Selama 20 hari digelarnya Operasi Sikat Jaran Candi 2020, mulai 06-25 Juli 2020. Polres Tegal Kota berhasil ungkap tujuh kasus kejahatan dengan sembilan pelaku, baik TO maupun bukan TO. Ketujuh kasus tersebut di antaranya, kasus pencurian sepeda motor, pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian dengan kekerasan (curas).

Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari Wibowo, mengatakan, kasus pertama dengan tersangka inisial DS (32) dan SD (32) warga Kabupaten Brebes. Keduanya kedapatan mencuri sepeda motor di halaman indekos di Jalan Mansyur, Kelurahan Debong Tengah, Kota Tegal.

“Kedua pelaku warga luar Kota Tegal, tapi operasinya di Kota Tegal,” kata Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari Wibowo, saat konferensi pers Operasi Jaran Candi 2020 di Mapolres Tegal Kota, Senin 03 Agustus 2020.

Kasus kedua tersangka AP (26) dan MS (30) warga Kabupaten Tegal. Mereka juga terlibat dalam kejahatan pencurian sepeda motor di dua tempat yakni di rumah kost di Jalan KS Tubun Randugunting, Tegal Selatan dan di rumah Jalan Blanak, Kelurahan Tegalsari.

“Barang bukti yang diamankan tiga unit sepeda motor," ujarnya.

Kasus ketiga, tersangka R (32) warga Kabupaten Brebes, pelaku pencurian sepeda motor di Jalan Brawijaya, Kelurahan Muarareja, Kota Tegal. Kasus keempat, MZ (31) warga Kota Tegal yang terlibat kasus pencurian dengan pemberatan (Curat). Tersangka  MZ  pelaku pencurian handphone di laci motor di halaman Bank Mandiri, Jalan Jenderal Soedirman, Kota Tegal.

Kasus kelima dengan tersangka AK (25) warga Kabupaten Tegal juga kasus pencurian sepeda motor  dan kasus keenam tersangka HM (32) berasal dari Makassar namun KTP nya tinggal di Jakarta Pusat kasus pencurian dengan pemberatan (Curat).

“Tersangka HM mencuri di sebuah rumah kosong di Jalan Slamet, HM warga Jakarta, tapi mencari target di kota-kota. Salah satunya di Kota Tegal. Tersangka kita tangkap di Jakarta," ungkapnya.

 Lebih lanjut kata Kapolres, untuk kasus ketujuh yaitu kasus pencurian dengan kekerasan yang melibatkan tersangka IM.  Kasunya merampas tas korban di Jalan Melati, Kelurahan Kejambon.  Karena terjadi tarik menarik akhirnya korban terjatuh dan alami luka ringan.

“Kejadian pada 26 Juli 2020 pukul 09.30 WIB dan berhasil ditangkap pukul 11.00 WIB, hanya butuh waktu satu jam setengah anggota berhasil menangkap pelaku," imbuh Kapolres.  

Barang bukti (BB) yang berhasil diamankan diantaranya sembilan unit sepeda motor dan dua unit mobil, serta alat kejahatan lainnya.

 "Akibat perbuatannya 9 tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP junto Pasal 365 KUHP ancaman hukumannya paling berat 7 tahun," tandasnya.

 


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita