Sabtu, 18/07/2020, 00:19:04
Sudah Zona Hijau, Komisi X DPR RI Kunjungan Kerja di Kota Tegal
LAPORAN JOHARI

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dr H. Abdul Fikri Faqih MM

PanturaNews (Tegal) –  Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dr H.Abdul Fikri Faqih MM, beserta rombongan melakukan kunjungan kerja reses masa persidangan IV tahun sidang 2019/2020 di Kota tegal, Jawa Tengah, Jumat 17 Juli 2020.

Menurutnya, selama pandemi  covid-19, Komisi X DPR RI baru keluar kandang melakukan kunjungan kerja keluar daerah yakni di Kota Tegal, untuk daerah Jawa.  Itupun setelah mendapat informasi dari Gugus Tugas Covid 19 wilayah Jawa Tengah, hanya Kota Tegal yang sudah zona hijau.

“Selama pandemic covid-19, ini yang pertama Komisi X melakukan kunjungan kerja keluar, bisa dikatakan baru keluar kadang,” kata Fikri Fakih.

Diungkapkan Fikri, saat ini  ada prioritas 6 persen sekolah yang boleh menyelenggarakan tatap muka saat pandemi covid 19. Akan tetapi banyak peringatan dari orang tua yang menolak pembelajaran tatap muka.

“Salah satu daerah yang boleh menyelenggarakan sekolah tatap muka sejak 5 Juli, karena sudah zona hijau yakni Kota Tegal. Namun hal itu tidak dilakukan oleh Pemerintah Kota Tegal,” tegas Fikri.  

Jika penyelenggarakan sekolah via zoom meeting (telecoference) mempunyai kendala seperti memiliki handpone tetapi tidak kompetibel, tidak punya laptop, tidak ada sinyal internet dan sebagainya. “Kalau pakei teleconference,  tentunya banyak kendalanya,” ujarnya.

Sementara menurut Walikota Tegal Tegal Dedy Yon Supriyono, penyelenggaraan sekolah berprinsip kesehatan dan keselamatan peserta didik oleh karena itu, Pemkot Tegal konsen terhadap pendidikan online.

Karena berdasarkan survei,  91 persen orang tua menolak untuk pembelajaran tatap muka. Oleh karena itu Pemkot menunda yang semula Juli bisa melaksanakan pembelajaran tatap buka ditunda awal Agustus mendatang dengan kombinasi tatap muka dan online.

“Dengan pertimbangan kesehatan anak, maka awal Agustus Pemkot Tegal memperbolehkan sekolah tatap muka, “ tegas Dedy Yon.

Dedy Yon menceritakan langkah Pemkot Tegal dalam pencegahan Covid 19. Kota Tegal mengawali lokal lockdown, isolasi wilayah, PSBB tahap I dan II hingga new normal. Pemkot Tegal yang pertama se Indonesia dalam menentukan kebijakan itu.  Saat ini Kota Tegal sedang melaksanakan New Normal dengan harapan normal kesehatan, ekonomi, situasi serta kondisi. Pemkot juga fokus pemulihkan ekonomi di Kota Bahari.

“Alhamdulillah sekarang sudah zona hijau, Zero  positif, Zero PDP dan Zero ODP. Penanganan covid 19 di Kota Tegal juga paling hemat dengan anggaran Rp 12,8 milliar,” pungkasnya.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita