Kamis, 09/07/2020, 08:41:07
Peduli, Tokoh Muda Brebes Bantu Pengungsi Rohingya di Aceh
Laporan Tim PanturaNews

Ketua Yayasan Rumah Cinta Brebes, menyerahkan bantuan sembako dan alat tulis kepada pengungsi Rohingya yang ditampung di eks Kantor Imigrasi Lhoksemauwe. (Foto: Dok)

PanturaNews (Aceh) - Peduli kepada para muslim entis Rohingya yang terdampar sekitar 4 mil dari pesisir pantai Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, tokoh muda asal Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Muhammad Munawir Lasiyono tergerak untuk menyalurkan bantuan.

Begitu mendengar ada 94 pengungsi muslim Rohingya yang terdampar, Muhammad Munawir Lasiyono yang juga ketua Yayasan Rumah Cinta Brebes, langsung terbang ke Aceh. Dia sebagai tokoh muda penggagas berdirinya Forum Pengusaha Muda Brebes, mendatangi pengungsi yang ditampung di eks Kantor Imigrasi Lhoksemauwe.

“Hari ini saya menyerahkan bantuan berupa sembako dan alat-alat tulis. Bantuan diterima langsung oleh relawan PMI, Rifki,” tutur Munawir Lasiyono dari Lhokseumawe, Aceh, Rabu 08 Juli 2020.

Pada kesempatan itu hadir juga Ketua PMI Kota Lhokseumawe Junaidi Yahya. Saat Munawir Lasiyono menyerahkan bantuan, bertepatan pemberian bantuan oleh PT. Pertamina dan PT. Perta Arun Gas.

Di tempat pengungsian, kata Munawir Lasiyono, Allhamdulillah sudah ada dua unit mobil layanan ACT, air bersih dan dapur umum posko Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) setempat.

“Dalam Islam diajarkan, jika seorang diantara kamu sekalian tidaklah sempurna imannya, sebelum ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri,” kata Munawir Lasiyono.

Karena eratnya kesatuan sesama kaum muslim, Munawir Lasiyono mengutip sabda Rasulullah riwayat HR Bukhari dan Muslim, Perumpamaan orang-orang yang beriman di dalam saling mencintai, saling menyayangi dan mengasihi adalah seperti satu tubuh.

“Bila ada salah satu anggota tubuh mengaduh kesakitan, maka anggota-anggota tubuh yang lain ikut merasakannya, yaitu dengan tidak bisa tidur dan merasa demam. Semoga bantuan saya bisa meringankan saudara kita,” ucap Munawir Lasiyono.

Sebagaimana diberitakan www.bbc.com, sebanyak 94 pengungsi etnis Rohingya terdiri dari 15 orang laki laki, 49 orang perempuan dan 30 orang anak anak di temukan oleh nelayan terdampar sekitar empat mil dari pesisir pantai Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, 24 Juni 2020 lalu.

Para pengungsi sekarang berada di tempat pegungsian di eks Kantor Imigrasi Punteut, Kota Lhoksemauwe. Situs resmi Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Jumat 26 Juni 2020, puluhan orang pengungsi Rohingya diselamatkan di perairan Aceh Utara pada Rabu 24 Juni 2020. Kemlu menyatakan keputusan itu atas dasar kemanusiaan, karena kondisi para pengungsi memprihatinkan dan membahayakan jiwa mereka.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita