Kamis, 09/07/2020, 00:01:23
Cantrang Diijinkan, HNSI Kota Tegal Sambut Baik Kebijakan KKP
LAPORAN JOHARI

Riswanto

PanturaNews (Tegal) – Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Tegal, Riswanto mendukung kebijakan Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo yang memperbolehkan kapal cantrang melaut. Untuk kapal-kapal cantrang diatas 30 groston juga bisa diterbitkan Surat Ijin Penangkapan Ikan (SIPI), karena selama ini para nelayan hanya mengantongi Surat Keterangan Melaut (SKM).

Dihadapan Menteri Kelautan dan Perikanan, Riswanto juga mengeluhkan pendangkalan kolam dan alur keluar masuk kapal sehingga menghambat kegiatan aktifitas kegiatan kapal perikanan. Menurutnya ada 3 sungai yang bertahun-tahun terjadi pendangkalan diantaranya Kali Bacin, Kali Kemiri dan Kali Sibelis. “Nelayan minta adanya normalisasi dan pengerukan sungai agar aktifitas kegiatan kapal berjalan lancar,” kata Riswanto, Selasa 07 Juli 2020.

Riswanto juga menanyakan kelanjutan program asuransi nelayan, baik yang subsidi satu tahun dan mandiri untuk kapal nelayan dibawah 10 GT, yang berjalan dari Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan Jasindo.  Harapannya asuransi nelayan subsidi satu tahun tidak hanya oleh nelayan dengan ukuran kapal dibawah 10 GT saja, namun juga kepada semua masyarakat yang profesinya nelayan.

“Sebelum melaut, pemilik kapal mengasuransikan ABK melalui BPJS Ketenagakerjaan, namun dalam pelaksanaannya ada kendala terkait KTP atau NIK yang tidak bisa diinput oleh system data di BPJS, jelas ini sangat merugikan nelayan,” tegas Riswanto.

Terkait diperbolehkannya kapal cantrang melaut, pemilik kapal telah menyelesaikan proses administrasi persyaratan seperti membayar PNBP (pendapatan Negara bukan pajak) dan PHP. Serta persayaratan lain hingga diterbitkannya Surat Keterangan Melaut (SKM).

“Kami berharap legalitas Alat Penangkapan Ikan (API) Cantrang segera ada perubahan, sehingga  aturan API Cantrang diperbolehkan secara nasonal,” tandasnya.       

 

 


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita