Selasa, 07/07/2020, 18:04:31
Akan Audiensi ke DPRD, Mahasiswa Aliansi PBB Tolak RUU HIP
Laporan Tim PanturaNews

Mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Badan Eksekutif Mahasiswa Bregas tegas menolak RUU HIP. (Foto: Dok)

PanturaNews (Brebes) - Mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Badan Eksekutif Mahasiswa Bregas (PBB), menggelar Silaturahmi sekaligus membahas penolakan Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) di kampus Universitas Peradaban Bumiayu (UPB), Kabupaten Brebes, Senin 06 Juli 2020.

Pertemuan dihadiri delapan ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), dan 19 orang dari perwakilan delapan kampus, yaitu BEM STAI Brebes, BEM UMUS, BEM BHAMADA Brebes, STIMIK MPB, Poltek Mitra Karya Mandiri, Politeknik HARBER, BEM IBN dan BEM Universitas Peradaban Bumiayu.

“Kami akan melakukan kajian serta audiensi dengan DPRD di tiga wilayah yaitu, Kabupaten Brebes, Kota Tegal dan Kabupaten Tegal secara serentak, sebagai acuan penolakan RUU HIP serta aksi turun ke jalan,” kata Ketua BEM Universitas Peradaban Bumiayu, Royke Loro.

Penolakan RUU HIP secara tegas disuarakan mahasiswa yang hadir, dan berencara audiensi ke DPRD di wilayah Brebes, Tegal, Slawi (Bregas). “Kami sangat tegas menolak RUU HIP,” tegas Ketua BEM Aliansi Persatuan Bregas (PBB), Muhammad Nur Rofiq.

Sementara Pencetus PBB, Penggerak Pergerakan Komunitas Shafa Brebes, Edy Nurjaya menuturkan, mahasiswa sebagai Agent of Change di segala bidang dan menjadi Social Control akan terus menjunjung tinggi keterbukaan dan transparansi dalam melaksanakan pemerintahan.

“Hal itu agar lebih mensejahterakan rakyatnya dan meminimalisir tingkat penyelewengan di tingkat aparatur negara,” terang Edy Nurjaya.

Lebih lanjut dikatakan, mahasiswa adalah generasi harapan yang kelak mampu membawa perubahan. Mahasiswa dituntut mampu untuk mengontrol keadaan negara, bukan untuk sekedar mengkritik, tetapi juga memberikan kontribusi yang riil untuk perubahan yang lebih baik.

“Sebagai kaum intelektual. mahasiswa harus bersikap berani dan kritis. Berani untuk mendobrak zaman ke arah kemajuan, dan kritis terhadap kebijakan para pemegang roda pemerintahan,” pungkas Edy Nurjaya.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita