Minggu, 05/07/2020, 14:17:59
Meneguk Makna Dari: Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini
Resensi Buku Oleh: Maya Ulfa Alfianingsih

Judul Buku: Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini. Penulis: Marchella FP. Editor: Pax Benedanto & Katrine Gabby Kusuma. Tahun terbit: 2018. Halaman: 200 halaman. Penerbit: PT Gramedia, Jakarta. ISBN: 978-602-424-821-5

“JADI manfaat untuk sekitar. Kalau belum mampu, jangan jadi beban.” Begitulah bunyi salah satu kalimat dalam buku -Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini- milik Marchella FP.

Buku yang terdiri dari 200 halaman tersebut memuat berbagai kalimat yang menarik sekaligus memiliki makna yang mendalam. Seluruh kalimat yang disajikan dalam buku Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini, sangat lekat dengan berbagai persoalan di kehidupan manusia. Perihal rasa takut, gugup, gagal, patah, dan semua perasaan manusia pada umumnya.

Pada dasarnya buku Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini memuat kisah seorang wanita bernama Awan, yang mengirim sebuah surat untuk masa depan. Surat Awan untuk masa depan tersebutlah yang penulis kemas melalui rangkaian kalimat sarat makna. Awan takut lupa rasanya muda, sehingga dia memutuskan mengirim surat untuk masa depan. Sebuah surat yang kelak akan dibacanya bersama anaknya nanti.

“Lari kemana pun kamu mau, lari sejauh apa pun itu, lari sekencang-kencangnya kamu mampu. Tapi, masalahmu tidak akan pergi. Dia ada di sana, di belakangmu. Sampai kamu berani, berbalik arah dan hadapi.”

Sebuah kalimat dalam buku Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini yang cukup memiliki keterkaitan dengan kehidupan, di mana manusia kebanyakan memilih lari menghindari masalahnya dari pada berdiri tegak untuk menghadapinya.

Buku Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini mengandung pesan-pesan untuk senantiasa bangkit, bersikap baik, hingga tahan banting dalam menjalani kehidupan. Keseluruhan kalimat yang terdapat dalam buku ini  seakan memberikan semangat kepada para pembaca. Banyak pesan-pesan moral yang dapat diambil dan dijadikan pedoman hidup.

Buku Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini menyajikan segala persoalan dalam kehidupan manusia yang dikemas dengan bahasa puitis dan sarat makna. Lewat karyanya tersebut, sang penulis, Marchella FP nampak begitu luwes dalam memainkan kosakata. Seluruh kalimat yang ditulisnya dalam buku tersebut seakan sampai kepada pembaca sebab penggunaan diksi yang tepat.

Buku Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini, juga memuat sejumlah ilustrasi yang menarik pada setiap lembar halamannya. Ilustrasi-ilustrasi tersebut tak hanya mempercantik setiap lembar halaman dalam buku Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini saja, melainkan mendukung keseluruhan isi cerita. Ilustrasi-ilustrasi yang disajikan memiliki keterkaitan dengan setiap kalimat yang ditulis oleh penulis. Oleh karena itu, pembaca akan lebih mudah memahami dan hanyut dalam isi buku.

Di samping isi cerita yang sarat makna dengan kombinasi ilustrasi menarik pendukung isi cerita, kelebihan buku Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini terdapat pada sampul dan kertas yang digunakan. Sampul dan kertas yang digunakan dalam buku Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini cukup tebal dan berbeda dari kebanyakan buku lain. Jenis font yang dipilih juga menambah daya tarik buku ini.

Namun selayaknya segala hal di muka bumi yang memiliki dua sisi berlainan, buku Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini juga memiliki kekurangan. Di antaranya adalah isi cerita yang terlalu singkat sehingga cepat sekali selesai hanya dalam sekali baca. Selain itu, seluruh kalimat dan  ilustrasi yang disajikan memiliki makna yang tersirat sehingga pembaca perlu merelasikan keduanya untuk dapat memahami dan menangkap maksud yang hendak disampaikan penulis.

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita