Sabtu, 27/06/2020, 14:51:14
Empat Hal Pokok Tantangan Mengatur Waktu
Oleh: Defi Restiawati

TAHUKAH kalian mengenai poin-poin penting yang perlu kita perhatikan dalam kehidupan sehari-hari kita? Hal ini tentu sudah menjadi hal yang lazim didalam kehidupan kita sehari-hari namun, seringkali kita mengabaikan poin tersebut .

Didalam kehidupan pastilah kita mempunyai banyak waktu yang lebih banyak dan lebih efektif. Namun sebagian orang masih kurang efektif dalam mempergunakan waktu, dan dapat terbilang terbuang sia-sia waktu yang telah diabaikan.

Dalam hal ini akan membahas tentang empat poin utama menurut Coney (dalam Efendi,2016), terdapat empat hal pokok tantangan mengatur  waktu dalam hidup yang merupakan suatu tantangan dalam kehidupan kita setiap harianya.

Pertama: Hal penting dan mendesak. Dalam kasus ini seseorang sering lalai dengan kebutuhan waktu yang ia pergunakan, sering kita mengalami ketika kita diberikan tugas namun diwaktu yang sama tanpa terduga teman mengajak jalan-jalan, nonton konser yang begitu menggiurkan, main game bersama teman dan lain sebagainya.

Hal ini tentunya sudah cukup lazim itu karena terdesak oleh lingkungan kita sendiri dan telah menyita banyak waktu. Nah, mulai dari sini lah permasalahan yang dapat menjadikan kebiasaan dan kurang mengoptimalkan waktu untuk melakukan kegiatan yang lebih penting lagi.

Pada saat ini dapat kita lihat dari  beberapa peserta didik ataupun mahasiswa contohnya, jika mereka diberikan tugas sejak lama sebagian pasti akan mengabaikan dikarenakan masih banyak waktu deadline kedepan. Permasalahanya adalah sistem SKS (sistem kebut semalam) yang  merupakan menjadi menu  andalan yang akan di pergunakan dalam meyelesaikan tugas.

Padahal jika kita menyelesaikan pekerjaan yang terkesan tergesa-gesa dapat mengakibatan kurangnya hasil yang maksimal karena waktu yang yang sudah terdesak.  Hal ini wajib kita ubah dan kita biasakan merubah kebiasaan tersebut. Tentunya hal ini akan mempengaruhi perubahan penggunaan waktu yang lebih signifikan. Belajar dalam beberapa waktu untuk memperbiki masa depan.

Kedua: Penting dan tidak mendesak. Dalam hal ini tentunya kita dapat mempergunakan waktu yang lebih bijak, dimulai melakukan rencana-rencana yang terukur. Membuat planing yang sudah direncanakan merupakan salah satu target yang akan memaksimalkan kita dalam mewujudkan sebuah pencapaian yang lebih maksimal.

Membuat peta konsep terlebih dahulu dan konsep apa yang akan ditetapkan dlam melakukan kegiatan dikemudian hari tentunya dapat mempermudah kita dalam beraktivitas dan membagi waktu dengan baik. Dalam poin penting ini kita juga dapat melalukannya secara terus menerus agar kita dapat memiliki perubahan dan dapat mempergunakan waktu lebih baik tanpa membiarkannya terbuang sia-sia.

Ketiga: Tidak penting dan tidak mendesak. Poin ketiga ini merupakan poin yang seringkali membuat kita lalai dalam mempergunakan waktu, hal ini dapat disebabkan oleh lingkungan dan diri kita pribadi. Sebagai contoh ketika pada saat anda harus belajar.

Namun, gadget yang berada persis disebelah buku bacaan yang harus kita pelajari itu dan anda malah lebih tertarik kepada gadget daripada dengan waktu belajar yang pada saat itu harus anda laksanakan. Hal ini merupakan hal yang tidak terlalu penting menghampiri dan anda terima begitu saja. Masih banyak hal lain yang dapat mempengaruhi dalam kehidupan anda dan tentunya hal ini dapat di perhatikan lagi agar perubahan dalam mempergunakan waktu dapat memberi manfaat yang positif untuk diri kita.

Keempat: Tidak penting dan mendesak. Sebagian orang pasti akan merasa terdesak dalam situasi kondisi dan waktu. Sebagai contoh ketika anda di telepon oleh teman dan memberi ajakan yang begitu membuatmu terdesak: “temen-temen udah kumpul nih, ayo dong…”.

Tentunya hal itu akan membuat anda terdesak padahal mungkin pada waktu yang sama juga ada tugas atau pekerjaan lain yang lebih penting untuk diselesaikan. Hal ini lah yang masih begitu sulit kita abaikan atau tinggalkan. Namun, belajar dalam mengoptimalkan waktu itu sangatlah perlu hal ini dapat mempengaruhi kebiasaan dan masa depan kita semua.

Dari poin pertama sampai dengan yang keempat atau terakhir merupakan poin yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari dan merupakan salah satu tantangan kita dalam mempergunakan waktu dengan berbagai hal yang penting dan lebih bermanfaat dibanding dengan kegiatan lain yang justru akan merugikan diri kita dikemudian hari.

Efek kebiasaan buruk akan menjadi terbiasa ketika dilakukan secara terus menerus namun juga sebaliknya jika kita sudah mulai bebenah dari sekarang apa yang kita lakukan melakukan kegiatan yang lebih penting dan meninggalkan kegiatan buruk digantikan dengan kebiasaan baik pasti akan berpengaruh baik juga untuk diri kita.

Di mulai dari action positif, kemudian menjadi kebiasaan dan kebiasaan itu trus menerus akan menjadikan kita manusia yang efektif dan sukses akan segera datang sesuai dengan yang kita inginkan. Sukses adalah akibat dari rangkaian sebab yang secara sadar anda lakukan secara terus menerus (Efendi,2016).

Dari hal itulah mari kita bebenah memulai hal yang seharusnya kita lakukan untuk masa depan yang lebih menggiurkan dan sedikit mengurangi atau bahkan menghilangkan kebiasaan-kebiasaan yang dapat merugikan diri kita dan digantikan dengan hal-hal yang lebih penting dan dapat bermanfaat diwaktu yang akan datang.

(Defi Restiawati adalah Mahasiswi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Peradaban Bumiayu (UPB) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah)

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita