Sabtu, 27/06/2020, 00:06:59
Kapolres Siap Mengajar di TBM Sakila Kerti Terminal Bus Tegal
LAPORAN JOHARI

Kapolres memberikan paket sembako kepada Sisri, siswa TBM Sakila Kerti

PanturaNews (Tegal) – Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari siap mengajar di TBM Sakila Kerti Terminal Bus Tegal, sesuai bidang ilmu yang dimiliki yakni Cyber (Siber). Hal itu dikatakan saat melakukan bakti sosial pemberian paket sembako, kepada siswa TBM Sakila Kerti, Jumat 2020.

Kedatangan Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari beserta rombongan ke terminal bus Tegal, untuk melakukan bakti sosial (baksos) berupa pemberian paket sembako dalam rangka HUT Bhayangkara ke-74.

“Ini bentuk kepedulian dan empati Polri kepada masyarakat yang terdampak virus covid 19,” kata Kapolres AKBP Rita Wulandari.

Kapolres juga merasa terharu melihat siswa yang belajar di TBM Sakila Kerti, adalah pedagang asongan dan pengemis yang sudah berusia lanjut, namun mereka tetap semangat belajar dan mengaji.      

“Saya siap mengajar di TBM Sakila Kerti, sesuai ilmu yang saya miliki yakni siber,” ujar Kapolres yang disambut tepuk tangan oleh siswa TBM Sakila Kerti yang rata-rata sudah berusia lanjut.

Ketua pengurus TBM Sakila Kerti, Dr Yusqon MPd mengatakan TBM Sakila Kerti didirikan tahun 2011, saat Wali Kota Tegal Ikmal Jaya, melalui program Tegal Cerdas. Selama 9 tahun mengabdi di TBM Sakila Kerti, sudah banyak  penghargaan yang diterima baik tingkat provinsi maupun nasional, termasuk dari kementrian. Bahkan tokoh-tokoh pendidikan dan beberapa artis pernah datang ke sekolah terminal.

“Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo juga pernah mengajar di TBM Sakila Kerti dengan program gubernur mengajar. Termasuk wali kota dan kapolres-kapolres  sebelumnya juga pernah mengajar di sini. Terakhir Ibu Rondhijah juga mengajar di sini,” kata Dr Yusqon.

Lebih lanjut kata Dr Yusqon, biasanya setiap hari raya Idul Adha (idul kurban), hampir semua kapolres menyumbangkan hewan kurbannya untuk disembelih TBM Sakila Kerti, yang dagingnya dibagikan kepada semua siswa, yang notabene orang tidak mampu karena pedagang asongan dan pengemis terminal.

“Setiap Hari Raya Idul Adha atau idul kurban, biasanya TBM Sakila Kerti dapat hewan kurban dari kapolres untuk disembelih di TBM Sakila Kerti, dagingnya kami bagikan untuk siswa di sini,” pungkasnya.   

   


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita