Jumat, 26/06/2020, 12:36:41
Kabar Pendidikan di Masa Pembelajaran Jarak Jauh
Oleh: Yusuf Hidayat

AKHIR-akhir ini, dunia digemparkan dengan satu kejadian yang sangat memprihatinkan, yaitu adanya pandemi yang disebabkan oleh virus. Virus yang dinamai Covid 19 ini, ditemukan di Wuhan, Hubei, Cina pada akhir tahun 2019.

Covid 19 merupakan jenis penyakit menular yang disebabkan oleh sindrom pernafasan akut coronavirus 2. Coronavirus merupakan keluarga virus yang dapat menyerang manusia dan manusia. Ketika virus ini  menular kepada manusia, maka penyakit yang ditimbulkan dar virus tersebut adalah saluran pernafasan infeksi.

Awal tahun 2020, dimulai pada Maret samap dengan Juni, kasus covid-19 melunjak tinggi, khususnya di Indonesia sendiri. Akibat dari sikap masyarakat yang masih acuh tak acuh terhadap protokol kesehatan, dan menganggap virus ini tidak membahayakan, dengan sikap demikian kasus kenaikan angka korban yang terdampak virus ini semakin meningkat.

Sehingga pemerintah membuat kebijakan bahwa segala kegiatan baik itu sekolah, bekerja, maupun ibadah itu dilaksanakan di rumah dengan tujuan agar mampu memutuskan rantai penularan covid 19.

Salah satu dampak dari pandemik ini, yaitu terganggunya kegiatan belajar mengajar. Maka di tengah kondisi seperti sekarang, kegiatan belajar mengajar dilakukan di rumah masing-masing secara online. Pembelajaran secara online atau sering disebut daring merupakan cara pembelajaran fleksibel yang memberikan kesempatan kepada seluruh peserta didik untuk mengikuti kegiatan.

Pendidikan jarak jauh pertama kali digunakan di tahun 1892 di Amerika Serikat ketika Universitas Chicago sedang melakukan peluncuran program pembelajaran jarak jauh.

Kelebihan dari system pembelajaran jarak jauh adalah proses pembelajaran dapat tanpa ada batasan dan kehurasan peserta didik dan pengajar berada dalam ruang yang sama, dengan demikian proses pembelajaran jarak jauh memberikan peluang dan kebebasan besar kepada pengajar dan peserta didik untuk melakukan kegiatan belajar dimana saja.

Kelebihan lain dari pembelajaran jarak jauh adalah dengan memanfaatkan media teknologi untuk hal yang positif, sehingga untuk kalangan pelajar, situasi seperti ini bisa dijadikan peluang untuk lebih mengenal dan menggunakan media dari kacamata positif.

Di sisi lain, polemik yang terjadi di tengah pembelajaran jarak jauh jarak jauh adalah dengan banyaknya keluhan dari siswa maupun orang tua karena pembelajaran daring membutuhkan kuota internet yang sangat banyak.

Selain itu, permasalahan-permasalahan dari pembelajaran online yang terjadi baik di kalangan siwa ataupun mahasiswa, yaitu setiap pembelajaran hanya disusupi teori saja, sedangkan sama sekali tidak ada praktek. Hal tersebut menjadikan pemahaman dan penguasaan materi selama pandemi berlangsung sangat terganggu.

(Yusuf Hidayat adalah mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Peradaban Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Pria yang lahir Agustus 1998 ini, tinggal di Bantarkawung, Brebes, memiliki hobi menulis cerpen, puisi dan opini)

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita