Senin, 15/06/2020, 17:33:59
Mahasiswa UNS Ajarkan Warga Bikin Hand Sanitizer dan Masker
Laporan Tim PanturaNews

Warga RT 07 RW 06 Kelurahan Panggung diajarkan cara menanam sirih dan membuat hand sanitizer serta membuat masker kain saat KKN mahasiswa UNS. (Foto: Dok/KKN)

PanturaNews (Tegal) - Kuliah Kerja Nyata (KKN) Individu Mahasiswa Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS), Alifiati Saifira Salma mengajarkan warga RT 07 RW 06 Kelurahan Panggung, Tegal Timur, Kota Tegal, cara membuat Hand Sanitizer dan masker kain, Minggu 7 Juni dan Minggu 14 Juni 2020.

“KKN dilakukan dengan tetap menggunakan protokol kesehatan dan himbauan di rumah saja,” ujar Alifiati Saifira Salma kepada PanturaNews, Senin 15 Juni 2020.

Menurutnya, KKN di tengah pandemik corona ini dilakukan di tempat tinggal masing-masing mahasiswa, dan dilakukan secara individu. Selain sosialisasi protokol kesehatan, juga mengajarkan warga membuat Hand Sanitizer dan masker.

“Materi yang saya sampaikan adalah seputar pencegahan Covid-19, penanaman sirih sebagai bahan utama pembuatan handsanitizer dan pembuatan masker kain,” tutur Alifiati Saifira Salma.

Dijelaskan, program penanaman sirih dilakukan dengan mengundang 2 orang warga pada Minggu 7 Juni 2020, di salah satu rumah warga dengan tetap menggunakan protokol kesehatan. Warga diajarkan bagaimana cara menanam sirih agar tumbuh dengan baik, dan dapat dimanfaatkan salah satunya sebagai bahan hansanitizer.

Sedangkan program pembuatan masker dilakukan dengan mengundang 2 orang warga pada Minggu 14 Juni 2020, di salah satu rumah warga. Pada kegiatan kali ini, warga diajarkan cara pembuatan masker kain dari lembaran kain menjadi masker, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang diajurkan.

“Warga saya arahkan membuat masker sebaiknya dibuat dengan lapisan luar yang halus, lapisan tengah yang tebal. Sebaiknya tidak menggunakan kain wol, atau kain lain yang dapat menyebabkan alergi dan iritasi pada kulit,” terangnya.

Setelah diajarkan cara menanam sirih yang benar, warga selanjutnya diajarkan cara membuat hand sanitizer dengan bahan utama daun sirih. Dia menjelaskan bahwa air daun sirih sebanyak 15 persen ke atas, sama efektifnya dengan etanol 70 persen untuk mengurangi jumlah bakteri dan virus.

Pada umumnya, lanjut Alifiati Saifira Salma, hand sanitizer mengandung senyawa etanol yang lebih dari 70 persen. Untuk membuat hand sanitizer pada umumnya, sebenarnya mudah. Namun, masyarakat akan sedikit kesulitan untuk mendapatkan bahan kimia ini, dikarenakan beberapa syarat khusus yang harus diperhatikan.

“Sementara, daun sirih adalah bahan yang mudah mengalami proses oksidasi. Untuk menguranginya, air jeruk nipis yang bersifat anti-oksidan dan anti-bakteri, dapat ditambahkan ke dalam air daun sirih tersebut,” kata Alifiati Saifira Salma.

Warga dengan antusias mengikuti pelaksanaan program KKN Covid-19 secara langsung maupun secara daring. “Diharapkan masyarakat menjadi mandiri dan dapat melakukannya sendiri setelah KKN Covid-19 berakhir,” pungkasnya.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita