Jumat, 29/05/2020, 05:06:56
Sudah Menikah 4 Kali, Pria Ini Cabuli Anak Dibawah Umur 20 Kali
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

Kapolres Brebes, AKBP Gatot Yulianto menunjukkan barang bukti dan pelaku pencabulan anak dibawah umur. (Foto: Takwo Heryanto)

PanturaNews (Brebes) - Tim gabungan Satreskrim Polres Brebes, Jawa Tengah dan Polsek Ketanggungan, berhasil menangkap seorang pria berinisial S (42), warga Desa Sarinagen, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Pria berusia 42 tahun ini diringkus polisi, lantaran dia yang sudah menikah empat kali itu, melakukan pencabulan terhadap anak dibawah umur (14 tahun). Tak tanggung-tanggung, pencabulan itu dilakukan berulang-ulang hingga 20 kali.

Kapolres Brebes, AKBP Gatot Yulianto mengatakan, pelaku pencabulan diamankan di kediamanya di Desa Kubangpari, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes.  

Menurut Gatot, kronologi berawal saat S mengajak korban yang masih dibawah umur untuk bekerja di Sragen pada 4 April 2020 lalu. Oleh pelaku, korban dijanjikan untuk bekerja di sebuah rumah makan masakan padang di Sragen. Korban di iming-iming gaji Rp 900 ribu per bulan.

"Bukanya bekerja, korban malah diajak ke sebuah rumah milik temanya, dan melakukan tindak asusila terhadap korban," ujar Kapolres Brebes, Kamis 27 Mei 2020

Dari pengakuanya, lanjut Gatot, pelaku telah menyetubuhi korban sebanyak 20 kali. "Selama di Sragen, orang tua korban mencoba untuk menghubungi. Namun, telepon dan pesan singkat orang tua tidak ada jawaban dari korban," terang Gatot.

Tidak lama kemudian, imbuh Gatot, pada 20 Mei 2020 lalu, mendadak korban menghubungi orang tuanya, mengabarkan bahwa dirinya beserta pelaku akan pulang. Setibanya di Brebes, korban ;angsung dijemput orang tuanya.

"Saat tiba di rumah, korban langsung menceritakan kejadian yang dialaminya ke orang tuanya. Merasa tidak terima, orang tua korban lantas melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian. Dan kami langsung bergerak menangkap pelaku," ungkap Gatot.

Korban, kata Kapolres, saat ini kondisinya masih mengalami trauma akibat peristiwa yang dialaminya. Untuk itu, korban masih dalam pendampingan pemulihan kondisi psikisnya oleh tim psikolog unit PPA Polres Brebes.

Sementara, pelaku mengakui atas perbuatanya. Dia berkilah akan menikahi korban setibanya di Brebes. "Saya sudah bilang kalau mau nikah setelah pulang ke Brebes," aku S.

Adapun, sejumlah barang bukti yang diamankan, di antaranya pakaian korban. Pelaku disangkakan dengan UU perlindungan anak, dengan ancaman kurungan penjara selama sembilan tahun.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita