Jumat, 22/05/2020, 01:23:08
Soal Seremonial Penutupan PSBB, Fraksi PKS: Selebrasi Berlebihan
LAPORAN SL. GAHARU

PanturaNews (Tegal) - Rencana Pemkot Tegal menggelar penyemprotan disinfektan melalui udara dan apel malam penutupan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di Kota Tegal, mendapat sorotan keras dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Tegal. F-PKS menilai acara ini sebagai selebrasi berlebihan dan sekedar cari sensasi belaka.

"Secara nasional sebenarnya kita masih harus waspada dari penyebaran Covid 19. Apalagi di kabupaten tetangga statusnya masih zona merah," ungkap Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Tegal, H. Amiruddin, Lc

Dikatakan Amiruddin, meski Kota Tegal Zona Hijau tapi sebenarnnya belum benar-benar 100 persen, karena warga Kota Tegal belum seluruhnya menjalani rapid test untuk memastikan semua negatif Covid 19. Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) juga masih banyak. Boleh jadi Orang Tanpa Gejala (OTG) juga banyak.

"Dua acara tersebut lebih terkesan cari sensasional dan pastinya menghamburkan banyak biaya, di tengah kondisi warga yang masih banyak kesulitan ekonomi. Sementara manfaat langsung dari dua agenda tersebut untuk pencegahan Covid 19 tidak bisa diukur dengan baik dan jelas,” tutur Amiruddin.

Jika ini terjadi, prediksi Amiruddin yang juga Ketua DPD PKS Kota Tegal, potensi massa berkumpul justru tidak terelakkan, social distancing akan sulit dikendalikan, apalagi momennya menjelang lebaran.

Sementara itu, Rachmat Rahardjo menyampaikan Fraksi PKS menyadari Walikota memang punya kewenangan penuh dalam penggunaan anggaran penangganan Covid 19 ini, tanpa harus minta persetujuan DPRD, karena aturan ini sudah ada di SKB Menteri Keuangan dan Menteri Dalam Negeri.

"Mestinya Pemkot perlu lebih cermat dalam membuat sebuah program, apalagi dalam situasi sulit seperti ini. Boleh-boleh saja cari sensasi. Sensasi untuk tindakan positif yang melampaui standar capaian rata-rata orang," tandas Rachmat.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita