Kamis, 21/05/2020, 00:34:38
Meski Ada Larangan, 100 Ribu Lebih Pemudik Sudah Masuk Brebes
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

Bupati Brebes, Hj. Idza Priyanti, SE, MH bersama Kapolda Jawa Tengah, Brigjen Polisi Ahmad Lutfhi saat kunjungan kerja di Tol Gate Pejagan Brebes. (Foto: Dok/Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Brebes, Djoko Gunawan, mengatakan meski ada larangan mudik di tengah pandemi Covid-19 oleh pemerintah, namun sudah ada seratusan ribu lebih pemudik tiba di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Menurut Djoko, berdasarkan data yang ada sejak mulai dari larangan mudik pada 24 April hingga 18 Mei pukul 22.00 WIB, sudah tercatat 101.974 pemudik telah sampai di kota bawang merah tersebut.

Djoko mengungkapkan, jumlah tersebut tersebar di 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Brebes. Kecamatan Banjarharjo dengan jumlah pemudik yang paling banyak yakni 10.104 pemudik.

“Sementara kecamatan dengan jumlah pemudik yang paling sedikit di Kecamatan Tonjong yakni 3.725 pemudik,” ujar Djoko, kemarin.

Begitu tiba di Kabupaten Brebes, para pemudik tersebut sudah menjalani pemeriksaan. Selain itu, sudah diberikan wawasan terkait karantina mandiri selama 14 hari bagi para pemudik atau warga yang baru tiba dari daerah yang masuk zona merah.

“Semua tim mulai dari pemerintah kabupaten dan tingkat desa sudah begerak. Salah satunya membangun posko pencegahan virus corona di tiap-tiap desa dan perbatasan Kabupaten Brebes,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda juga mengingatkan kembali kepada seluruh masyarakat untuk tetap mematuhi aturan yang ada. Salah satunya yakni tetap di rumah dan menjaga jarak saat berinteraksi dengan orang lain.

“Selain itu, warga yang terpaksa keluar rumah harus mengenakan masker. Ini demi kepentingan bersama,” harapnya.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita