Selasa, 19/05/2020, 17:16:37
Harga Gula Pasir Melonjak, Bulog Operasi Pasar di Bumiayu
LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN

Sejumlah warga memanfaatkan operasi pasar gula pasir di Pasar Kalierang. Sejumlah warga nampaka antri untuk dapat membeli gula pasir pada operasi pasar yang digelar Bulog Sub Divre Pekalongan (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Bulog Sub Divre Pekalongan menggelar operasi pasar gula pasir di Pasar Kalierang, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Selasa 19 Mei 2020. Operasi pasar digelar untuk menekan lonjakan harga eceran gula pasir menjelang Idul Fitri 1441 Hijriah ini.

Koordinator Tim Operasi Pasar Bulog Sub Divre Pekalongan, Abdullah mengatakan, permintaan gula pasir di penghujung bulan Ramadhan ini cukup tinggi sehingga harga penjualan naik cukup signifikan.

"Operasi pasar ini bertujuan untuk menstabilkan harga gula yang terus melonjak menjelang Lebaran ini," ujarnya.

Operasi pasar gula pasir di Bumiayu dilakukan setelah adanya permintaan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Brebes. Pada operasi pasar tersebut 2,5 ton gula pasir langsung ludes di serbu warga.

Menurutnya, harga gula pasir di pasaran saat ini mencapai Rp 16 ribu hingga Rp 17 ribu per kilogram. Harga tersebut jauh di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

"Harga gula eceran di pasaran saat ini jauh di atas HET mencapai Rp 16 ribu, bahkan ada yang dijual Rp 17 ribu per kilogramnya," ungkap Abdullah.

Dikatakan, pada operasi pasar siang itu, gula pasir dijual dengan harga Rp 12.500 per kilogram sesuai HET. Pembelian dengan menggubakan sistem kupon dan pembelian dibatasi maksimal empat kilogram per orang.

"Harganya Rp 12.500 per kilogram dan pembelian maksimal empat kilogram," jelas Abdullah.

Operasi pasar gula pasir di Pasar Kalierang tersebut nampak dimanfaatkan warga. Banyak warga berdatangan untuk dapat membeli gula pasir itu. Warga nampak mengantri untuk dapat membeli gula.

Petugas pasar nampak mengingatkan warga yang sedang antri untuk selalu menjaga jarak. Meski begitu warga kadang membandel sehingga petugas harus berkali-kali mengingatkan dan selalu mengawasi jalannya operasi pasar tersebut.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita