Kamis, 14/05/2020, 14:43:40
BLUD Puskesmas Bumiayu Siapkan Peti Mati dan APD Covid-19
LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN

Peserta sosialisasi tata kelola pemularaan jenazah Covid-19 sedang memakai APD. Kepala BLUD Puskesmas Bumiayu, dr Ali Budiarto sampaikan paparan pemularaan jenazah Covid-19. Peserta sosialisasi tata kelola pemularaan jenazah Covid-19 (Foto-Foto: Dok. Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - BLUD UPT Puskesmas Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, siapkan sejumlah peti mati dan alat pelindung diri (APD) dan dikirim ke beberapa Puskesmas yang ada di bawah naungannya. Peti mati dan APD tersebut merupakan persiapan untuk penanganan jika ada jenazah yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Kepala BLUD UPT Puskesmas Bumiayu, dr Ali Budiarto mengatakan, logistik berupa peti mati dan APD lengkap disiapkan dan dikirim ke Puskesmas-Puskesmas yang ada di Kecamatan Bumiayu, Bantarkawung dan Salem.

"Adanya peti mati dan APD lengkap itu agar masyarakat tidak cemas, jika ada yang meninggal karena Covid-19, karena akan dapat ditangani secara benar sesuai dengan prosedur," katanya saat penyerahan sekaligus sosialisasi tata kelola pemularaan jenazah Covid-19 di gedung Serbaguna Desa Salem Kecamatan Salem, Kamis 14 Mei2020.

Menurutnya, masih banyak warga yang kurang faham terhadap wabah Covid-19 ini, sehingga sering ada kepanikan dan kekhawatiran yang berlebihan, terutama jika ada yang meninggal dunia, ini terjadi karena tidak semua faham apa yang harus dilakukan.

"Kepanikan dan kekhawatiran yang berlebihan karena masyarakat banyak yang belum faham apa yang mesti dilakukan dalam menghadapi wabah Covid-19 ini," ujar Ali.

Dikatakan, saat ini jumlah pasien Covid-19 yang positif hasil Swab makin bertambah dan sebagian besar tanpa gejala. Sehingga sosialisasi tentang Covid-19 dan penanganannya sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

"Seperti terjadi di salah satu kecamatan ada pasien yang baru positif Covid-19 secara rapid test saja sudah menjadi warga resah," ungkap Ali.

Virus Corona atau Covid19 memang sangat berbahaya, tapi tidak akan menular jika melakukan pencegahan secara benar. Yaitu dengan pakai masker, sering cuci tangan pakai sabun dan benar-benar mematuhi social distancing atau jaga jarak.

"Begitu pula untuk jenazah Covid-19 tidak akan menular jika dilakukan pemulasaraan secara benar sesuai protokol kesehatan," terang Ali.

Kegiatan sosialisasi tata kelola pemularaan jenazah Covid-19 diikuti para Kepala Desa dan Kasie Pelayanan atau Lebe, dari desa-desa di Kecamatan Salem. Hadir pada kegiatan tersebut Camat Salem Nur Ari HY dan sejumlah pejabat Forkompinca Salem lainnya.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita