Jumat, 24/04/2020, 21:24:01
Pulang Dari Zona Merah, Dua PDP Covid-19 Warga Brebes Meninggal
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

Ilustrasi

PanturaNews (Brebes) - Memiliki riwayat baru pulang dari wilayah zona merah, dua warga di Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus corona atau Covid-19, dilaporkan meninggal dunia, Jumat 24 April 2020.

“Kedua orang PDP yang meninggal asal Kecamatan Jatibarang itu berjenis kelamin pria. Yakni, kakek berusia 68 tahun dan remaja berusia 16 tahun,” ujar Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kecamatan Jatibarang, Imam Tauhid yang juga Camat Jatibarang.

Menurut Imam Tauhid, satu orang yang meninggal tersebut memiliki riwayat baru pulang dari Tanggerang. Sedangkan satunya lagi diketahui mempunyai riwayat pulang dari Bandung. Kedua kota tersebut saat ini masuk zona merah COVID-19.

“Untuk PDP yang berusia 16 tahun ini diketahui punya riwayat sakit maag kronis. Sebelum meninggal, pasien ini juga sempat dicek suhu tubuh dan hasilnya normal 36,4°C,” ungkapnya.

PDP remaja itu, lanjutnya, begitu pulang di kampung halaman yang bersangkutan langsung lapor ke desa, dan disarankan untuk periksa kesehatan di Puskesmas.

Setelah menjalani pemeriksaan di Puskesmas, yang bersangkutan dirujuk ke rumah sakit dan dipilih yaitu RS Bhakti Asih. Namun setelah beberapa jam dirawat, pasien itu diminta untuk dibawa ke RSUD Brebes. Setelah dirawat selama 3 jam di RSUD Brebes, ia meninggal dunia sekitar pukul 01.00 WIB.

“Kemudian, PDP berusia 68 tahun ini memiliki riwayat pulang dari Bandung,” jelasnya.

Dijelaskan Imam Tauhid, awalnya kakek itu tidak memiliki keluhan saat pulang ke kampung halaman, Rabu 22 April 2020 lalu. Namun, pada hari Kamis lalu, ia merasa kurang enak badan dan periksa ke Puskesmas. Didapat suhu tubuh 38,2°C dan ada gejala batuk dan sesak nafas.

"Keduanya di makamkam sesuai SOP penanangan jenazah Covid 19," terangnya.

Adapun, hingga Jumat sore tadi , data dari Dinkes Kabupaten Brebes, orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 316 orang dan PDP sebanyak 34 orang dan terkonfirmasi positif masih nihil.

Sedangkan 49 warga Kabupaten Brebes yang ikut dalam Ijtima Tabligh Akbar di Gowa, telah dilakukan pemeriksaan melalui rapid test. Hasilnya, dari 49 warga Brebes itu, 21 di antaranya terindikasi positif virus corona atau COVID-19.

Ke-21 warga itu tersebar di tiga kecamatan di wilayah Brebes selatan. Yakni, 19 orang dari Kecamatan Bantarkawung dan sisanya masing-masing dari Kecamatan Bumiayu dan Salem.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita