Rabu, 08/04/2020, 20:09:15
Pasien Positif Corona Pertama di Kota Tegal Dinyatakan Sembuh
LAPORAN JOHARI

Ilustrasi

PanturaNews (Tegal) - Kabar baik dari Tim Gugus Tugas Covid -19 Kota Tegal, Jawa Tengah, bahwa seorang pasien yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona (covid-19) pertama di Kota Tegal, dinyatakan sembuh, Rabu  08 April 2020.

Informasi itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tegal dr. Sri Primawati Indraswari melalui WhatsApp Grup (WAG) Gugus Tugas dan Wartawan yang mengungkapkan data perkembangan kasus virus corona hingga, Rabu 08 April 2020, jumlah positif 3 orang:  1 meninggal, 1 sembuh dan 1 lagi (warga Kabupaten Tegal) masih dirawat di RSUD Kardinah. Adapun pasien yang sembuh adalah pria berusia 34 tahun, yang merupakan warga Kelurahan Slerok, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, Jawa Tengah.

Sebelumnya, Plt. Direktur RSUD Kardinah dr. Hery Susanto SpA menyampaikan kondisi pasien asal Kota Tegal kondisi pasien yang positif, sudah stabil dan cenderung membaik. Pasien itu diketahui mengalami gejala menyerupai covid-19, setelah pulang dari Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) menggunakan kereta api.

Diketahui,  laki-laki berusia (34) warga Kelurahan Slerok, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, Jawa Tengah, masuk ke RSUD Kardinah Kota Tegal pada 16  Maret 2020 pukul 02.00 dini hari. Asal pasien pulang dari Abu Dabi Emiral Arab sebagai pekerja di pengeboran minyak.

Diagnosa awal, mengeluhkan batuk, pilek, panas, mencret dan juga sesak napas.  Hasil pemeriksaan swab yang pertama pada 17 Maret 2020, dinyatakan negatif dan pemeriksaan kedua pada 19 Maret 2020, yang hasilnya dikeluarkan pada 24 Maret 2020 dinyatakan positif terpapar  Covid-19.

Pasien datang ke RSUD Kardinah pukul 02.00 dini hari diawal tahunya naik Grab, tapi setelah dicek ternyata keluarganya yang jemput di stasiun kereta api dengan menggunakan dua sepeda motor. Yang naik satu kendaraan disuruh pulang, sehingga tidak ada kontak dan satu kendaraan mengantar ke RSUD Kardinah.

Sehingga ketika dilakukatra tracking kepada keluarga, semuanya negative karena tidak bersentuhan langsung kepada pasien. Berkat kesabaran dan kesiapan mental, kini pasien pertama positif dinyatakan sembuh.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita