Rabu, 08/04/2020, 12:47:20
Puluhan Driver Ojol Sampaikan Keluhan kepada PKS Kota Tegal
LAPORAN SL. GAHARU

Setelah menyampaikan aspirasi, PKS Kota Tegal memberikan paket masker, hand sanitizer, dan suplemen kesehatan kepada puluhan driver ojol. (Foto: Dok/Ali Irfan)

PanturaNews (Tegal) - Puluhan driver dari salah satu komunitas ojol (ojek online) Tegal, menyambangi kantor DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Tegal. Mereka mengeluhkan kondisi saat ini, dimana karena adanya wabah virus corona, penghasilan meraka turun drastis, bahkan sama sekali tidak mendaparkan penghasilan.

Selain mengeluhkan turunnya penghasilan, puluhan driver ojol ini juga menyampaikan aspirasi agar mereka menjadi sasaran penerima bantuan Jaring Pengaman Sosial dari pemerintah. Karenanya, DPD PKS Kota Tegal akan memfasilitasi agar pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal, memberikan perhatian kepada para driver ojol ini.

Ketua Komunitas Ojol Tegal, Muhammad Slamet Sulistyo mengatakan, dari sekian banyak lembaga yang dihubungi, hanya PKS yang merespon cepat tentang keluhan para driver ojol.

“Hanya PKS yang bisa cepat merespon aspirasi kami. Saya berharap PKS bisa menjadi jembatan kepada Pemkot, agar kami menjadi salah satu sasaran penerima bantuan,” katanya.

Sulistyo mengisahkan, pendapatan driver ojol paska kebijakan isolasi wilayah di Kota Tegal menurun drastis. Sulistyo menjelaskan pendapatan harian sebagai sopir ojek online paska banyak jalan yang ditutup, rata-rata hanya 1-3 orderan per hari.

“Dapat tiga orderan saja sudah bagus. Ya, hanya cukup untuk makan, belum bensin. Yang menyedihkan adalah, ada yang malah seharian tidak dapat orderan. Kami bahkan sampai bingung kalau pulang tidak membawa uang,” ungkapnya. 

Lebih lanjut Sulistyo menuturkan, harapan itu muncul setelah pihaknya mengetahui tentang rencana Pemkot yang telah menyiapkan anggaran senilai 27,5 M. Dari anggaran itu angaran untuk Jaring Pengaman Sosial sekitar 9,7 M. Hanya saja, tambah Sulistyo, dari daftar penerima, komunitas driver ojek online tidak termasuk dalam sasaran Jaring Pengaman Sosial.

“Melalui PKS, kami berharap Pemkot bisa memasukkan kami sebagai salah satu penerima, karena setiap hari menggantungkan penghasilannya di Kota Tegal,” harapnya.

Alasan ini ia ungkapkan karena selama ini pihaknya sudah bekerjasama dengan Disdukcapil Kota Tegal, yang memercayakan layanan antar Kartu Keluarga, KTP, dan Akta Kelahiran.

“Harapan kami di tengah pandemi corona ini, Pemkot juga ada perhatian terhadap kami Pembatasan akses jalan, membuat pendapatan kami jadi terbatas, kami berharap dari Pemkot ada solusi,” pinta Sulistyo.

Sementara Ketua DPD PKS Kota Tegal, Amiruddin Lc menyampaikan turut prihatin dan mendoakan agar kondisi sulit ini tidak berlarut-larut. Ia juga menghimbau kepada komunitas ojol, di tengah kondisi yang serba sulit ini, barangkali bisa berpikir mencari alternatif pekerjaan lain yang dapat menambah pendapatan selama kondisi ini.

Selanjutnya DPD PKS Kota Tegal siap memfasilitasi agar pihak pemerintah kota dan juga penyedia layanan transportasi online, untuk memberikan perhatian kepada para driver ojeg online.

“Aspirasi mereka ini menurut kami wajar, tapi di sini dituntut bagaimana peran pemerintah bisa peduli kepada rakyat kecil. Banyak warga yang terbantu dengan ojol ini. Ketika mereka sedang kesusahan, semoga kita bisa ikut meringankan beban mereka juga, terlebih lagi kepada Pemkot Tegal. Insya Allah aspirasi ini nanti kami sampaikan,” ungkap Amir.

Pada kesempatan itu, kepada puluhan driver ojol yang hadir, PKS Kota Tegal sempat memberikan oleh-oleh berupa paket masker, hand sanitizer, dan suplemen kesehatan agar mereka punya stamina yang lebih ketika di jalan.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita