Selasa, 07/04/2020, 16:03:33
Komisi III Desak Pemkab Gerak Cepat Tanggulangi Covid-19
LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN

Komisi III DPRD Brebes melakukan kunjungan ke Terminal Bus Bumiayu dan Terminal Angkudes Bumiayu, dalam rangka melihat langsung upaya Dishub dalam upaya penanggulangan penyebaran Covid-19 (Foto-Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Komisi III DPRD Brebes, Jawa Tengah, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes gerak cepat dalam penangggulangan penyebaran virus Corona atau Covid-19. Pasalnya, selama ini Pemkab dinilai lamban terutama dalam memberikan edukasi pada masyarakat tentang bahaya penularan Covid-19 dan pencegahannya.

"Selama ini Pemkab lemah dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, padahal itu sangat penting," kata Ketua Komisi III DPRD Brebes Ahmad Mafrukhi SE, saat melakukan kunjungan kerja di Bumiayu, Selasa 07 April 2020.

Menurutnya, Pemkab Brebes dapat begerak lebih cepat lagi dalam upaya penanggulangan Covid-19. Terutama saat ini dengan adanya kewajiban setiap warga untuk menggunakan masker.

"Bupati bisa membuat aturan tentang kewajiban penggunaan masker dan mensosialisasikannya kepada masyarakat secepatnya," kata Mafrukhi.

Dikatakan, karena penggunaan masker sudah diharuskan maka Pemkab juga harus dapat memfasilitasi dengan menyiapkan dan menyediakan kebutuhan masker itu dan juga alat pelindung diri (APD) lainnya.

"Pemkab juga harus bisa memenuhi fasilitasi kebutuhan masker dan APD lainnya untuk mencegah Covid-19, termasuk tempat cuci tangan di tempat-tempat umum," ujar Mafrukhi.

Pada kegiatan Kunker itu, rombongan Komisi III meninjau Terminal Angkudes Bumiayu dan Terminal Bus Bumiayu. Saat Kunker itu pula, rombongan Komisi III langsung melakukan pengecekan fasilitas upaya penanggulangan Covid-19 yang dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Brebes.

"Dishub ini termasuk garda terdepan dalam upaya penanggulangan Covid-19, sehingga kami perlu cek langsung di lapangan," kata Mafrukhi.

Dishub dapat melakukan langkah-langkah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, terutama dalam penanganan terhadap pemudik dari daerah pandemi Corona. Dari peninjauan di lapangan Dishub telah melakukan langkah-langkah seperti penyediaan tempat cuci tangan dan juga penyemprotan disinfektan pada kendaraan angkutan seperti bus dan juga mobil travel.

Kepala Dishub Brebes, Johari yang menerima kunker Komisi III itu mengatakan, Dishub Brebes telah melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 sejak 23 Maret 2020 lalu. Di antaranya dengan penyemprotan disinfektan pada fasilitas umum yang menjadi kewenangannya.

"Jadwal pengujian kendaraan juga dibatasi waktunya dan keterlambatan pengujian tidak dikenakan denda," ujar Johari.

Selain itu, Dishub telah mendirikan enam pos penanggulangn Covid-19 di beberapa titik terutama di perbatasan. Pos tersebut di antaranya untuk memantau dan mendata kendaraan angkutan mudik bahkan juga melakukan pemeriksaan sederhana terhadap pemudik.

"Sampai saat ini jumlah pemudik yang sudh terdata sebanyak 45.899 orang. Kedatangan pemudik yang sebelumnya meningkat, sejak tiga hari terakhir mengalami penurunan," pungkas Johari.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita