Senin, 06/04/2020, 22:05:34
Anggaran Penanganan Covid-19 Rp 27,5 M Dinilai Dewan Masih Kurang
LAPORAN JOHARI

RDP Percepataan Penanganan Covid 19

PanturaNews (Tegal) - Anggaran untuk penanganan Covid 19, yang diajukan Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal sebesar Rp 27,5 miliar, dinilai masih kurang. Dewan minta untuk ditambah, alasanya selain dampak akibat Virus Corona sangat banyak juga masih ada pos anggaran yang tidak dipakai.

Hal itu dikatakan Ketua DPRD Kota Tegal, Kusnendro ST, usai  rapat dengar pendapat percepatan penanganan Covid 19, di ruang Komisi I DPRD Kota Tegal, Senin 06 April 2020.  

Menurutnya, dampak akibat virus corona (Covid19) bukan hanya dirasakan oleh warga miskin saja, tapi dirasakan pula kepada pelaku usaha seperti  toko, perhotelan dan usaha lain yang tutup. Akibatnya banyak karyawan yang menganggur, merekapun harus diperhatikan.

“Kalau Cuma Rp 27 ,5 M itu saya rasa masih kurang, karena kita harus memikirkan pula, karyawan yang menganggur akibat tempat kerjanya tutup,” tegas Kusnendro.  

Lebih lanjut menurutunya, masih banyak pos-pos anggaran yang tidak dipakai, seperti HUT hari jadi, penyelenggaran Apeksi, perjalanan dinas dan kegiatan lain.

“DPRD belum sepenuhnya setuju, hal ini karena alokasi masih kurang. Sebab, kebutuhan yang diperlukan cukup banyak,”katanya.

Kusnendro, berharap agar Pemkot kembali menambah alokasi anggaran. Itu bisa direalokasikan dari anggaran kegiatan yang tidak mungkin dilaksanakan pada April–Mei.  Seperti perayaan hari jadi, penyelenggaraan Apeksi serta kegiatan lain, termasuk kegiatan kunjungan kerja DPRD yang tidak bisa dilaksanakan bisa dialokasikan untuk penanganan Covid-19

“Untuk kompensasi yang akan diberikan Pemkot Tegal, kami memberikan masukan agar menyentuh semua lapisan. Seperti warga miskin dan warga yang terdampak. Seperti pedagang kaki lima, pelaku pariwisata dan warga yang tidak bisa bekerja karena dampak wabah corona,” jelasnya.

Terkait akses jalan, lanjut Kusnendro nantinya akan dibuka melihat perkembangan kondisi selanjutnya. Itu akan dibahas terus sehingga ada solusi yang terbaik dalam penanganan virus covid-19.

Sebelumnya, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, dalam rapat itu mengajukan anggaran untuk penanganan Covid 19 sebesar Rp 27,5 miliar. Dana sebesar itu akan dibagikan kepada 558 PKL, 1000 ODP, PDP dan terkonfirmasi, 14.111 warga miskin, 400 juru pakir, 40 relawan BPBD dan Tagana, 237 penyapu jalan dan sampah, 379 pedagang di PAI, Batamsari, Muarareja dan Pulau Kodok, 93 petugas kebersihan kecamatan dan kelurahan, 120 penjaga malam, 1.263 RT/RW, 5.050 nelayan, 1.300 tenaga medis dan paramedis.

 


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita