Sabtu, 04/04/2020, 23:18:31
Dampak Corona, Pemkot Tegal Akan Menganggarkan Rp 27 Miliar
LAPORAN JOHARI

Dedy Yon Supriyono

PanturaNews (Tegal) – Untuk pemulihan dampak virus Corona (Covid19), Pemerintah Kota Tegal, Jawa Tengah, akan menganggarkan sebesar Rp 27 miliar. Dana itu akan dipergunakan untuk kompensasi  isolasi wilayah atau karantina wilayah selama empat  bulan, honor tenaga medis dan warga kurang mampu.

Wakil Wali Kota Tegal, M Jumadi, usai rapat koordinasi (Rakor) dengan Forkompinda, Sabtu 04 April 2020. Ia mengatakan, anggaran Rp 27 M itu untuk sembako gratis  bagi warga tidak mampu, honor tenaga medis, pedagang kecil atau PKL dan warga lainnya yang terdampak isolasi wilayah, selama empat bulan mulai 30 Maret hingga 30 Juli 2020.

“Akibat Isolasi wilayah, banyak warga kehilangan mata pencaharian  itu yang prioritas. Namun tenaga medis juga tidak kalah pentingnya, mereka  juga perlu diapresi dan dikasih tambahan honor,” tegas Jumadi.  

Jumadi menambahkan, bantuan akan didistribusikan mulai pekan depan gratis di 27 kelurahan dari empat kecamatan. "Mudah-mudahan paling lambat Senin pekan depan sudah mulai didistribusikan dan ini gratis," kata Jumadi.

Terkait ada penjualan sembako murah seharga Rp 86 ribu dan Rp 76 ribu, itu bukan program Pemkot Tegal, tapi program Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk menstabilkan harga.

 "Sembako yang dijual seharga Rp 86 ribu dan Rp 76 ribu itu program TPID melalui Bulog dalam rangka menstabilkan harga. BUkan program Pemkot Tegal," tegas Jumadi.

Sebelumnya, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengatakan, anggaran Rp 27 miliar itu diambil dari dana tak terduga, pemangkasan anggaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan anggaran yang tersedia di Dinas Sosial. "Jadi anggaran untuk kepentingan kurang mendesak dipending dulu. Yang penting Kota Tegal dampak korona bisa teratasi," katanya.

Menurutnya, paket sembako senilai Rp 110 ribu untuk mencukupi kebutuhan selama satu bulan, dan bantuan akan diberikan empat kali untuk 4 bulan. Untuk menambah anggaran untuk bantuan, Dedy bahkan menyatakan akan mendonasikan gajinya. "Saya pribadi untuk pendapatan dan gaji tidak saya ambil. Ini untuk membantu masyarakat juga ada program ASN peduli," pungkas Dedy.

Ketua DPRD Kota Tegal, Kusnendro ST membenarkan Pemkot Tegal akan mengajukan angaran sebesar Rp 27 M untuk pemulihan dampak korona, namun itu baru akan dibahas di legeslatif besok, Senin 06 April 2020.

“Memang tadi dalam rakor, wali kota mengusulkan minta angaran Rp 27 M, tapi kami belum tahu rinciannya untuk apa saja dan siapa saja yang berhak menerima, ataukah warga miskin atau warga yang terdampak isolasi wilayah, itu baru akan dibahas besok, pada hari Senin 06 April 2020,” ungkap Kusnendro.

Bagi kami di DPRD lanjut Kusnendro, tidak ada masalah Pemkot mengajukan anggaran sebesar itu, karena memang ada anggaran dana saving untuk bencana alam sekitar Rp 2 M. Kekurangannya baru akan dibahas besok.

“Dalam paripurna besok, akan kami tanyakan kembali apakah warga yang berhak menerima warga miskin atau warga yang terdampak Isolasi Wiilayah atau dua-duanya, kita tunggu saja besok dalam paripurna pembahasan anggaran,” pungkasnya.

 


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita