Kamis, 02/04/2020, 19:10:31
Dewan Menilai Pemkab Brebes Kurang Greget Tanggulangi Corona
LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN

 DPRD Brebes Tri Murdiningsih kritis Pemkab saat rapat Banggar. Suasana saat rapat diskor karena sebagian anggota Banggar meminta kehadiran bupati (Foto-Foto: Dok. Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Anggota DPRD Brebes Jawa Tengah, dari Fraksi PDIP Tri Murdiningsih MPsi, mengkritisi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes yang dinilai lamban dan kurang greget dalam upaya pencegahan serta penanggulangan penyebaran virus Corona atau Covid-19.

"Sepertinya lamban, bahkan tidak ada greget dalam upaya penanggulangan Covid-19," katanya, Kamis 02 April 2020.

Menurutnya, kelambanan itu bisa dilihat dari tidak adanya sidak atau langkah taktis terutama di wilayah Brebes bagian selatan.

"Biasanya bupati selalu hadir dalam setiap acara, bahkan untuk peresmian pos ronda juga hadir," ucap anggota DPRD dari Dapil 2 (Paguyangan, Bumiayu, Sirampog dan Tonjong) ini.

Dikatakan, kritik itu juga disampaikan saat rapat konsultasi Pemkab dengan Badan Anggaran (Banggar) DPRD yang dilaksanakan Kamis 2 April 2020.

Rapat tersebut sempat diskors karena sebagian anggota Banggar meminta kehadiran Bupati Brebes secara pribadi meski ada Sekretaris Daerah (Sekda) Brebes.

"Saya juga mengkritisi laporan rutin, yang disampaikan bupati melalui web Satgas Covid," ungkap Tri.

Masih menurut Tri, kurangnya alat pelindung diri (APD) untuk penanganan wabah virus Corona di Brebes, menunjukkan lemahnya kinerja Dinas Kesehatan.

"Kurangnya APD dan tindakkan nyata seperti penyemprotan massal itu menunjukkan lemahnya kinerja," ungkapnya.

Selama ini penyemprotan massal atau kegiatan langsung lainnya termasuk antispasi banyak pemudik yang manfaatnya dirasakan langsung lebih banyak dilakukan oleh pihak lain.

"Jadi memang tidak salah kalau Gubernur menilai Pemkab lemot dalam tata kelola penanggulangan wabah pandemi Corona," pungkas Tri.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita