Kamis, 02/04/2020, 15:05:48
Cegah Penyebaran Virus Corona, 66 Napi di Lapas Brebes Dibebaskan
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

Foto Ilustrasi

PanturaNews (Brebes) - Sedikitnya 66 narapidana (napi) dari 290 orang yang menghuni di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-B Brebes, Jawa Tengah, dinyatakan bebas bersayarat.

Pembebasan bersyarat bagi 66 warga binaan Lapas Kelas II-B Brebes, dilakukan untuk mencegah penularan virus Corona (COVID-19) di kalangan napi. Hal itu berdasarkan Peraturan Menkum HAM No 10 Tahun 2020.

"Mereka dirumahkan untuk mengurangi populasi napi di Lapas untuk program physical distancing," ujar Kepala Lapas Kelas II-B Brebes, Andi Mohammad Syarif, Kamis 2 April 2020.

Menurut Andi, napi yang diperbolehkan pulang harus memenuhi beberapa persyaratan. Diantaranya adalah mereka bukan napi kasus narkoba yang masuk dalam PP 99 dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun, bukan napi teroris, dan bukan napi kasus korupsi.

Selain itu, napi yang dibebaskn harus telah menjalani masa hukuman dua pertiga pada 31 Desember 2019, dan memiliki catatan kelakuan baik dalam kurun waktu enam bulan terakhir.

"Syarat berkelakuan baik ini dibuktikan dengan surat Register F," terang Andi.

"Kemarin 25 napi sudah kami proses pembebasan bersyaratnya dan sudah bebas, dan hari ini 41 napi akan kami lakukan proses. Total ada 66 napi yang akan dibebaskan," lanjut Andi.

Meskipun napi diperbolehkan pulang, Andi memastikan, akan selalu dilakukan pemantauan oleh Balai Pemasyarakatan (Bapas). Perwakilan Bapas akan selalu mengontrol ke kediaman para napi yang dibebaskan.

"Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dari Bapas Karesidenan Pekalongan akan selalu memantau. Selama masa bebas bersyarat itu, para napi wajib lapor secara rutin. Absen pertama harus ke Pekalongan, namun ke depannya bisa absen di posko Bapas yang ada di Lapas Brebes," paparnya.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita