Sabtu, 28/03/2020, 21:47:40
Sebutan Local Lockdown Diganti Menjadi Isolasi Wilayah
LAPORAN JOHARI

Dedy Yon dan Jumadi

PanturaNews (Tegal) - Setelah menuai pro dan kontra, soal local lockdown, akhiranya Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengganti penyebutan local lockdown menjadi Isolasi Wilayah, Sabtu 28 Maret 2020.  Hal itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Walikota Tegal Nomor: 443.1/002, tanggal 27 Maret 2020  tentang Isolasi Wilayah di Kota Tegal.

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono,  mengatakan sesuai arahan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, local lock down diganti dengan isolasi wilayah atau isolasi terbatas. Tujuannya untuk melindungi masyarakat dari bahaya paparan virus corona (covid-19).

“Ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat, untuk melakukan social dan physical distancing. Sehingga gubernur menyarankan penyebutan local lockdown, diganti isolasi wilayah," kata Dedy Yon.

Ditegaskan Dedy, isolasi wilayah dengan cara menutup jalan yang masuk kampung menggunaka movable concrete barrier (MCB) beton,  ada sekitar 49-50 titik. Meski begitu, warga yang keluar masuk ke Kota Tegal tetap tetap diperiksa petugas gabungan menggunakan termogran (alat pengukur suhu badan)

 “Warga yang masuk atau keluar akan kita periksa suhu badannya menggunakan termogran. Sedangkan warga luar dareah yang akan masuk Kota Tegal, selain diperiksa suhunya juga akan difoto wajahnya dan diminta untuk memperlihatkan identitasnya,” ungkapnya.

Menurut Wali Kota Tegal, salah satu akses masuk Pemkot Tegal berada di Jalan Proklamasi atau di depan Kantor Dinas Kesehatan. Di sana nantinya akan disiapkan 50 petugas untuk melakukan pemeriksaan kesehatan warga yang akan masuk. Namun untuk gang kecil walikota masih mempertimbangkan.

“Nanti di pintu masuk ada 4 CCTV sehingga wajah yang masuk terlihat.  Identitas warga yang akan masuk juga diperiksa, sehingga mempermudah tracking,” imbuhnya.

Namun demikian lanjut Dedy Yon, kendaraan pengangkut sembako masih bisa masuk dalam kota, karena untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat.

Dedy Yon juga berharap warga untuk tidak mudik, di lebaran tahun ini. Karena dikwtairkan mereka yang mudik membawa virus Corono dan menularkan kepada keluarga, teman dan orang lain.

“Isolasi wilayah mulai 30 Meret-30 Juli, untuk kebutuhan beras kami sudah koordinasi dengan Bulog dan Bulog mengatakan cadangan beras untuk empat bulan kedepan masih mencukupi,” pungkasnya.  


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita